KOMISI VIII DPR RI DUKUNG PENUH REVITALISASI ASRAMA DAN BANGUNAN MAN IC SERPONG

Serpong, Kota Tangsel – Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memberikan sinyal kuat dukungan terhadap upaya revitalisasi asrama dan bangunan di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Serpong. Dukungan ini muncul sejalan dengan pengakuan atas keunggulan dan prestasi madrasah tersebut di kancah nasional maupun internasional.
Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, menegaskan bahwa infrastruktur yang memadai adalah elemen krusial dalam menopang keberlanjutan prestasi.
“Kami telah melihat langsung capaian luar biasa MAN IC Serpong, termasuk gelar Jawara OMI Sains 2025. Prestasi semacam ini harus didukung dengan fasilitas yang ideal. Oleh karena itu, Komisi VIII berkomitmen untuk mendukung penuh rencana revitalisasi asrama dan bangunan sekolah. Siswa-siswa unggul berhak mendapatkan lingkungan belajar dan tinggal yang nyaman, modern, dan kondusif untuk memaksimalkan potensi mereka,” ujar H. Marwan Dasopang.
Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat peremajaan fasilitas yang sudah termakan usia, sehingga seluruh kompleks MAN IC Serpong, khususnya asrama sebagai pusat pembinaan karakter dan akademi siswa, dapat berfungsi optimal.
Rencana revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama Republik Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana madrasah unggulan. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, menyambut baik respons positif dari Komisi VIII.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan konkret dari Komisi VIII DPR RI. Revitalisasi MAN IC Serpong, khususnya asrama, adalah prioritas. Asrama bukan sekadar tempat tidur, melainkan laboratorium pembinaan karakter dan interaksi ilmiah siswa. Dengan dukungan ini, kami berharap proses penganggaran dan pengerjaan dapat berjalan lancar, memastikan MAN IC Serpong terus menjadi institusi pendidikan yang mampu bersaing di tingkat global dengan fasilitas yang juga bertaraf internasional,” jelas Prof. Nyayu Khodijah.
Dukungan Komisi VIII ini menjadi angin segar bagi upaya Kemenag dalam menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif, sekaligus menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan madrasah adalah agenda bersama antara pemerintah dan legislatif.

