Persaingan Ketat SNMB 2026: 9.258 Calon Siswa Berebut 140 Kursi MAN Insan Cendekia Serpong

SERPONG – Gelaran Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) 2026 resmi dimulai secara serentak di seluruh Indonesia. Terhitung sejak Sabtu (14/2) hingga Minggu (15/2), ribuan lulusan terbaik tingkat menengah pertama mengikuti ujian saringan masuk untuk memperebutkan kursi di sekolah unggulan nasional.
MAN Insan Cendekia Serpong kembali mengukuhkan posisinya sebagai sekolah paling diminati. Tercatat sebanyak 9.258 peserta mendaftarkan diri dengan pilihan utama di MAN IC Serpong. Para peserta ini tersebar di 25 lokasi ujian di seluruh Indonesia, menunjukkan betapa prestisiusnya sekolah yang dikenal dengan integrasi IPTEK dan IMTAK ini.
Sistem Dua Hari dan Pembagian Sesi
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, guna menjaga efektivitas dan konsentrasi peserta, ujian dilaksanakan selama dua hari berturut-turut. Setiap harinya, panitia membagi pelaksanaan ke dalam dua sesi waktu yang ketat.
Sesi pagi dimulai tepat pukul 07.30 hingga 11.10 WIB, sementara sesi siang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 16.45 WIB. Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan peserta di tengah tingginya volume pendaftar yang memadati lokasi ujian.
Fokus di Empat Lokasi Koordinasi
Khusus untuk wilayah di bawah koordinasi MAN IC Serpong, pelaksanaan ujian dipusatkan di empat titik lokasi strategis dengan total sebaran peserta sebagai berikut:
- MAN IC Serpong: 1.835 peserta
- SMA IT Ar Rahmah Cendekia Tangerang: 800 peserta
- UIN Sunan Gunung Djati Bandung: 538 peserta
- Insan Cendekia Nusantara Purwakarta: 386 peserta
Angka-angka tersebut menggambarkan persaingan yang sangat kompetitif. Pasalnya, MAN IC Serpong tahun ini hanya akan menerima 140 siswa baru. Hal ini berarti setiap peserta harus mampu menembus ketatnya persaingan dengan rasio kelulusan yang sangat tipis.
Materi Ujian dan Tantangan Akademik
Selama durasi ujian yang tersedia, para peserta harus menaklukkan dua jenis instrumen tes yang menguras kemampuan berpikir. Materi pertama adalah Tes Potensi Belajar (TPB) sebanyak 150 soal yang harus diselesaikan dalam waktu 100 menit. Tes ini dirancang untuk mengukur kapasitas logika dan kemampuan belajar adaptif siswa.
Selanjutnya, peserta diuji melalui Tes Potensi Akademik (TPA) sebanyak 100 soal dalam durasi 120 menit. Tes ini mencakup penguasaan materi akademik mendalam yang menjadi standar minimal untuk mengikuti kurikulum di MAN Insan Cendekia yang dikenal sangat disiplin dan berstandar tinggi.
Hingga hari pertama berakhir, pelaksanaan di empat titik koordinasi tersebut dilaporkan berjalan lancar dan tertib. Pengumuman hasil seleksi ini nantinya akan menjadi momen yang paling dinantikan oleh ribuan keluarga yang berharap putra-putri terbaiknya dapat menimba ilmu di sekolah terbaik di tanah air.


