INSPIRASI ALUMNI IC DI TAHUN BARU

Serpong — Suasana hangat, inspiratif, sekaligus sarat nilai spiritual menyelimuti Masjid Ulil Albab MAN Insan Cendekia Serpong pada Senin malam (15/06/2026). Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah, madrasah tersebut menggelar sebuah forum keagamaan dan berbagi bertajuk “Generasi Qur’ani dan Berprestasi: Kuat Literasi, Kokoh Spiritual”. Acara yang berlangsung ba’da Maghrib ini menghadirkan Dr. Moh. Mualliful Ilmi, alumnus dari Angkatan 17 (Magnific), sebagai narasumber utama.

Di hadapan puluhan siswa, Dr. Moh. Mualliful Ilmi membagikan pengalaman akademis dan profesionalnya guna memotivasi para santri agar mampu menyeimbangkan pencapaian duniawi dan kesiapan ukhrawi. Sesi tanya jawab pun menjadi bagian paling dinamis, di mana empat orang siswa secara bergantian mengajukan pertanyaan kritis yang sangat relevan dengan tema penguatan literasi dan spiritualitas tersebut.

Inaya, siswi kelas XI, membuka termin diskusi dengan pertanyaan menarik mengenai keberanian mengambil keputusan lintas disiplin. Ia meminta pandangan narasumber tentang fenomena perpindahan haluan studi, secara spesifik dari jurusan kimia beralih ke ilmu arkeologi. Menanggapi hal tersebut, Dr. Moh. Mualliful Ilmi menjelaskan bahwa ilmu sains seperti kimia justru memiliki peran besar dalam arkeologi modern, khususnya untuk proses penanggalan karbon dan analisis artefak.

Pertanyaan bernada spiritual kemudian datang dari Aisyah, siswi kelas XI lainnya. Sejalan dengan tema utama acara, ia mempertanyakan kiat praktis membagi waktu secara seimbang antara tuntutan akademis yang padat di asrama dengan konsistensi ibadah harian. Narasumber memberikan formula suksesnya semasa menjadi siswa, yakni dengan memandang ibadah bukan sebagai beban yang menyita waktu, melainkan sebagai jangkar ketenangan yang meningkatkan fokus belajar.

Rasa penasaran terhadap jenjang pendidikan tinggi yang lebih tinggi ditunjukkan oleh M. Adnanil Azzam. Siswa kelas XI ini dengan visioner mencari informasi mengenai skema beasiswa akselerasi kuliah untuk jenjang S2 dan S3 sekaligus di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan durasi total empat tahun. Pertanyaan ini mendapat apresiasi tinggi dari narasumber, yang langsung memberikan gambaran umum mengenai program fast track dan beasiswa PMDSU di kampus Ganesha tersebut.

Tidak ketinggalan, perwakilan adik kelas dari kelas X, M. Zen, membawa atmosfer nostalgia sekaligus edukatif. Ia menanyakan kilas balik mengenai sistem poin pelanggaran yang berlaku di IC pada masa angkatan Magnific dulu. Dr. Moh. Mualliful Ilmi menekankan bahwa aturan poin di madrasah bukanlah sekadar hukuman, melainkan instrumen penting yang membentuk mentalitas disiplin, integritas, dan tanggung jawab yang sangat dibutuhkan di dunia profesional.

Acara peringatan Tahun Baru Islam ini ditutup dengan doa bersama untuk menyambut tahun yang baru, diikuti sesi foto bersama sebagai simbol eratnya ikatan silaturahmi lintas generasi di MAN Insan Cendekia Serpong.

Similar Posts