Berita Terkini

MAN ICS SIAP BERTARUNG DI OMI PROPONSI BANTEN

MAN ICS SIAP BERTARUNG DI OMI PROPONSI BANTEN Pada awal bulan ini yaitu pada tanggal 2 Oktober 2025, delegasi MAN Insan Cendekia Serpong akan bertarung dalam Olimpiade Madrasah Indonesia tingkat propinsi. Mereka akan berangkat ke Kota Tangerang tepatnya berlokasi di asrama haji Cipondoh Banten. Kegiatan itu berlangsung selama dua hari, namun untuk tingkat Madrasah Aliyah, hanya sehari, yaitu Kamis, dari jam 7.30 sampai 12.00. Pelaksanaan OMI ini sudah dibuka kemarin pada tanggal 30 September 2025, dan dihadiri oleh siswa dan panitia, serta para tamu undangan dari Kementerian Agama. Rencananya kegiatan setiap harinya akan dibagi berdasarkan dua sesi. Sesi pertama pada jam 7.30 sampai 10.00, dan sesi kedua pada jam 10.00 sampai jam 12.00. Sesi pertama tingkat MA disiapkan untuk mata pelajaran matematika, fisika, dan kimia, sedangkan sesi kedua untuk ekonomi, geografi, dan biologi. Seluruh peserta akan menggunakan komputer yang sudah disiapkan oleh panitia untuk mengerjakan soal. Delegasi MAN Insan Cendekia Serpong diwakilkan oleh siswa yang lolos pada tahap kota. Mereka adalah Muthia dan Zaydan untuk mapel matematika, Javier, Faris, dan Hilmy mapel fisika, Hangga, Alfred, dan Azka untuk kimia, Dco untuk mapel ekonomi, geografi diwakilkan oleh Fauziah, Ahmad, dan Bumi sedangkan biologi oleh Arkaan, Sarah dan Ratu Mutia.    Semua peserta dari MAN ICS telah menjalani masa pembinaan selama berbulan-bulan. Dengan nara sumber bukan hanya guru mata pelajaran tetapi juga para instruktur luar, serta para medalis yang pernah menorehkan prestasi di bidang yang sama. Kesemuanya dilakukan sebagai sebuah ikhtiar dan pelayanan bagi siswa agar mereka mendapatkan kesempatan terbaik untuk berprestasi. Semoga memberikan hasil terbaik. Aamiin

Berita Terkini

REKREASI DELEGASI OSN DAN OMI MAN ICS DI OCEAN PARK BSD

Alhamdulillah delegasi OSN (Olimpiade Sains Nasional) dan OMI (Olimpiade Madrasah Indonesia) MAN Insan Cendekia Serpong telah menyelesaikan bimbingan teknik, pembinaan dalam kurun waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu, akhir minggu kemarin, tanggal 28 September 2025, tim kesiswaan mengadakan acara olahraga dan rekreasi bagi mereka. Kegiatan itu diadakan di lingkunga kampus  dan Ocean Park BSD, dari pagi sampai sore. Siswa berkumpul di lapangan upacara pada pagi hari, setelah sarapan. Mereka kemudian bermain bola, badminton, dan ada juga yang sekedar berjalan atau joging di lingkungan madrasah. Kegiatan itu berlangsung dari jam tujuh sampai jam 8. Pada jam 9 siswa berkumpul untuk berangkat menuju tempat rekreasi dengan bisa sekolah.   Di Ocean Park, seluruh peserta memanfaatkan waktu untuk melepas lelah dan penat. Ada yang menyewa ban besar, ada yang naik water boom, benji jumping, dan ada yang menikmati wahana ombak. Alhamdulillah semuanya terlihat senang dan sangat antusias. Para pendamping seperti Ibu Reisa, Pak Ii, Pak Mahmur, dan Pak Imam, juga tidak ketinggalan untuk ikut serta. Mereka juga terlihat senang. InsyaAllah bulan depan, Oktober 2025, delegasi OSN MAN ICS akan berangkat ke Malang Jawa Timur untuk mengikuti olimpiade sains tingkat nasional. Mereka akan bertarung dengan banyak peserta lainnya dari seluruh Indonesia, sedangkan delegasi OMI akan berangkat pada tanggal 2 Oktober ke Kota Tangerang, untuk bertarung tingkat propinsi. Delegasi OSN dan OMI MAN ICS dari kelas dua belas adalah Hayyu, Ratu, Khairunnisa, Ratih, Ahmad, Hakim, Ihsan, Akmal, Hilmy, Faris, Razan, Hangga, Kevin, Zulfan, Azka, Sarah, Zaydan, dan Muthia, sedangkan dari kelas sebelas adalah Deco, Javier, Bumi, Abi, dan Fauziah.  Semoga semua mendapat hasil terbaik, aamiin.

Berita Terkini

STRATEGI JITU MAN IC SERPONG GEMBLENG PESERTA OSN DAN OMI

Serpong – Semangat juang peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) Final Tingkat Nasional dan Olimpiade Matematika Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi dari MAN Insan Cendekia (IC) Serpong tak pernah surut. Menuju panggung kompetisi bergengsi, persiapan mereka tidak hanya berfokus pada ketajaman intelektual, namun juga pembentukan ketahanan fisik dan mental yang prima, menjadi kunci sukses yang diusung madrasah unggulan ini. MAN IC Serpong menerapkan strategi pembinaan holistik, menyadari bahwa keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kesehatan fisik, dan kekuatan mental adalah fondasi utama keberhasilan. Di tengah padatnya sesi pendalaman materi akademik, para peserta olimpiade ini diwajibkan menjalani rutinitas fisik. Sebagai bagian dari program penguatan fisik, peserta OSN dan OMI secara rutin diajak berolahraga bersama. Belum lama ini, setelah melakukan jogging di sekitar lingkungan madrasah, mereka melanjutkan aktivitas fisik di Tandon Ciater. Kegiatan ini dirancang secara khusus untuk menumbuhkan kebugaran, kekompakan tim, dan menjaga stamina agar tetap optimal saat menghadapi beban latihan akademik yang intensif. “Prinsip kami jelas, dengan tubuh yang sehat, konsentrasi belajar akan semakin optimal. Persiapan menuju kompetisi pun berjalan lebih maksimal,” ujar salah satu guru pembimbing. Suasana di luar ruang kelas menjadi ajang yang efektif untuk mempererat kebersamaan. Selain memperoleh udara segar, aktivitas olahraga pagi ini terlihat mencairkan ketegangan, di mana tawa dan semangat ceria terpancar jelas dari para siswa dan guru pembimbing yang berbaur kompak. Melalui pendekatan yang menyeluruh ini, MAN IC Serpong memiliki harapan besar. Para peserta tidak hanya diharapkan siap menguasai materi secara akademis, tetapi juga memiliki daya tahan fisik dan mental yang kokoh dalam menghadapi tantangan persaingan di tingkat nasional maupun provinsi. Persiapan matang ini menjadi modal berharga bagi kontingen MAN IC Serpong. Seluruh civitas akademika madrasah optimis, dengan strategi keseimbangan ini, para siswa terbaiknya mampu meraih prestasi puncak dan membawa pulang medali kebanggaan bagi madrasah dan bangsa.

Prestasi

TIGA JAGOAN AI

Tiga jagoan AI kita, Faiz Haydar Akmal, Ahmad Irfan Su’aidy, dan M. Fadhael Izzil H., sukses lolos seleksi dan siap bertanding di Babak Final Kompetisi Eksibisi AI OSN 2025 di Universitas Muhammadiyah Malang! Kompetisi AI Eksibisi ini bukan kaleng-kaleng, lho! Ia adalah gerbang resmi menuju IOAI (International Olympiad in Artificial Intelligence) dan panggung untuk mengasah tajam kompetisi AI di Indonesia. Mari kita kirimkan energi terbaik untuk delegasi MAN Insan Cendekia Serpong! Tunjukkan bahwa siswa/i kita siap menjadi arsitek masa depan berbekal kecerdasan buatan!

Prestasi

ALLAHUMMARHAMNA BIL QURAN

Alhamdulillah! Selamat dan bangga yang tak terhingga untuk Shofwah Qonita, Siswa Kelas XII MAN Insan Cendekia Serpong, yang telah menyelesaikan Khatam Hafalan Alquran 30 Juz pada Kamis, 25 September 2025. Pencapaian luar biasa ini adalah bukti ketekunan dan dedikasi di tengah kesibukan sekolah. Disaksikan oleh Ustazah Dinil Khusnah Islamia, S.Pd., momen mulia ini menjadi pengingat bahwa prestasi sejati adalah ketika ilmu dunia dan akhirat berjalan beriringan. Semoga Allah memberkahi hafalan Shofwah dan menjadikannya cahaya bagi dirinya serta orang di sekelilingnya. Kisah Shofwah Qonita adalah inspirasi nyata bagi kita semua! Jika ia mampu menyelesaikan 30 juz di usia sekolah, kita pun pasti bisa mencapai target kebaikan dan impian kita, baik dalam akademik maupun spiritual. Mari jadikan semangat Shofwah sebagai motivasi untuk terus mencintai dan menghidupkan Alquran. Barakallahu fiik, Shofwah! 

Berita Terkini

SEMANGAT ANGKATAN ASHTERA KUASAI BUDAYA BANTEN DALAM DUA JAM

Serpong, 25 September 2025 – Semangat melestarikan warisan budaya Banten tampak membara di kalangan generasi muda yang tergabung dalam program Aplikasi Pembelajaran. Bertempat di pesisir Pantai Bendalu, Banten, hari Kamis (25/9) menjadi saksi antusiasme luar biasa peserta dalam serangkaian kegiatan edukatif, mulai dari permainan kekompakan hingga penguasaan kesenian tradisional yang hanya membutuhkan waktu singkat. Acara diawali dengan Games Edukatif Bola Beracun di hamparan pasir pantai. Di bawah terik matahari dan birunya langit, para peserta terlihat lincah dan gesit bermain. Permainan ini tak sekadar hiburan, namun menjadi media efektif untuk melatih kekompakan, ketangkasan, dan strategi tim. Semua peserta bersemangat melompat dan menghindar, menunjukkan sinergi kelompok yang kuat. Memasuki sesi inti, peserta diajak menyelami kekayaan seni budaya Banten di Sanggar Tari Raksa Budaya. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok berkesempatan belajar intensif selama dua jam untuk menguasai salah satu kesenian yang tersedia: Rampak Bedug, Rebana, Gamelan, Pencak Silat, dan Tari Walijamaliha. Pembagian waktu belajar yang singkat, hanya dua jam, tidak menyurutkan semangat mereka. Sebaliknya, antusiasme peserta terlihat jelas. Dalam sesi latihan, foto memperlihatkan sejumlah pemuda serius belajar menabuh Rebana di bawah bimbingan pelatih, sementara di panggung tertutup, kelompok siswi tampak ceria dan lincah menampilkan gerakan Tari Walijamaliha, tarian khas Banten yang dikenal energik dan menggambarkan masyarakat yang riang sekaligus agamis. Puncaknya, mereka yang mempelajari seni bela diri turut memukau penonton. Para siswa dan siswi terlihat tampil atraktif dalam atraksi Pencak Silat dan Rampak Bedug. Gerakan silat yang dinamis, dipadukan dengan irama tabuhan bedug yang serempak—mencerminkan arti kata ‘Rampak’ yang berarti kompak. Para pelatih dan peserta dengan bangga menunjukkan hasil belajar kilat mereka, membuktikan bahwa dengan bimbingan tepat dan semangat tinggi, warisan leluhur dapat dipelajari dan dilestarikan oleh generasi penerus. Momen kebersamaan ini menjadi penutup manis dari perpaduan sempurna antara rekreasi dan edukasi, menegaskan komitmen mereka dalam menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan kekompakan tim. Inisiatif seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut, menjadi pengingat akan pentingnya melestarikan identitas budaya di tengah arus modernisasi.

Berita Terkini

DRAMA KOLABORASI PELAJARAN, TEATER ASHTERA SAJIKAN PEMENTASAN EDUKATIF

TANGERANG SELATAN – Teater bukan sekadar pentas seni. Di tangan siswa-siswi Teater Ashtera, teater menjadi media kreatif untuk menggabungkan berbagai mata pelajaran. Rabu, 24 September, menjadi saksi pementasan “Drama Kolaborasi Mapel 2025” yang sukses diselenggarakan. Acara ini menampilkan tujuh pertunjukan yang digarap langsung oleh siswa kelas XI, menggabungkan pelajaran Bahasa Indonesia, Seni, Fikih, Al-Qur’an Hadis, dan Akidah-Akhlak. Sesuai dengan namanya, pementasan ini adalah hasil integrasi kurikulum. Setiap naskah drama dirancang untuk mengaplikasikan teori dari berbagai mata pelajaran. Misalnya, dialognya menguji pemahaman Bahasa Indonesia, unsur estetikanya merefleksikan pelajaran Seni, dan pesan moralnya didasarkan pada Fikih, Al-Qur’an Hadis, serta Akidah-Akhlak. Misi Edukatif di Balik Panggung Salah satu pementasan yang menarik perhatian adalah “Almarhum” dari kelas XI-4. Judulnya yang memancing rasa penasaran ternyata mengisahkan tentang sisi lain dari kehidupan sebelum kematian datang, pesan-pesan moral dari pelajaran agama begitu terasa. Sementara itu, kelas XI-2 menampilkan “Sitti Nurbaya”, sebuah reinterpretasi modern dari novel klasik yang tetap relevan hingga kini. Mereka menunjukkan bagaimana karya sastra dapat dihidupkan kembali dengan sentuhan kontemporer. Ada juga pertunjukan dengan judul yang puitis seperti “Balada Makhluk Tuhan” dari kelas XI-5, dan “Lutung Kasarung The Musical” yang menghadirkan cerita rakyat dengan kemasan musikal yang segar. Pertunjukan lainnya, seperti “2045: Hidup Keadilan Bagi Yatim Piatu”, “Temaram”, dan “Rengkah” juga menawarkan cerita yang unik dengan pesan mendalam yang menyentuh hati penonton. Kepala madrasah menyatakan bahwa acara ini adalah wujud nyata dari pembelajaran yang inovatif. “Kami ingin membuktikan bahwa belajar tidak harus selalu di dalam kelas. Melalui teater ini, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga belajar bekerja sama, memecahkan masalah, dan berkreasi. Ini adalah pengalaman belajar yang tak terlupakan bagi mereka,” jelasnya. Pementasan “Drama Kolaborasi Mapel 2025” ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan inspirasi baru tentang cara belajar yang efektif dan menyenangkan. Dengan menggabungkan seni dan ilmu pengetahuan, para siswa menunjukkan bahwa kreativitas adalah kunci untuk memahami dunia di sekitar mereka, sekaligus mengasah karakter diri.

Berita Terkini

Mengenal Bangsa, Menyapa Semesta: Aplikasi Pembelajaran Kelas XII di TMII

Pada hari Selasa tanggal 23 September 2025, MAN Insan Cendekia Serpong melaksanakan Kegiatan Aplikasi Pembelajaran Kelas XII yang bertempat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII sebanyak 143 siswa serta Bapak/Ibu Guru pendamping. Dalam kunjungan ini, siswa mengeksplorasi berbagai wahana edukatif yang ada di TMII, di antaranya Museum Indonesia, Museum Penerangan, serta Sky World (Planetarium dan ruang angkasa). Selain itu, siswa juga melakukan eksplorasi di kawasan TMII untuk menambah wawasan kebudayaan dan ilmu pengetahuan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengalaman belajar langsung di luar kelas sehingga siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teoretis, tetapi juga dapat menghubungkannya dengan realitas kehidupan. Melalui kunjungan ke Museum Indonesia, siswa memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai kekayaan budaya bangsa. Sementara itu, di Museum Penerangan, mereka belajar tentang sejarah dan perkembangan dunia informasi serta peran penting media dalam membangun bangsa. Di Sky World, siswa diperkenalkan dengan pengetahuan astronomi, antariksa, serta simulasi tata surya yang memberikan wawasan ilmiah tentang alam semesta. Kegiatan ini terlaksana dengan penuh antusias, interaktif, dan menyenangkan. Siswa terlihat aktif bertanya, mendokumentasikan pengalaman, serta berdiskusi dengan instruktur dari musium penerangan dan sky world serta guru pembimbing. Dengan metode pembelajaran kontekstual seperti ini, diharapkan siswa kelas XII MAN IC Serpong dapat memperluas wawasan, mengasah keterampilan berpikir kritis, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap ilmu pengetahuan dan kebudayaan Indonesia.

Berita Terkini

Petualangan Edukatif MAN IC Serpong: Dari Coding di Museum Listrik hingga Jelajah Sejarah Transportasi

JAKARTA – Sebanyak 140 siswa kelas 10 MAN Insan Cendekia (IC) Serpong menggelar kegiatan Aplikasi Pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 23 September 2025. Para siswa didampingi oleh 14 guru pendamping, dan rombongan berangkat menggunakan tiga unit bus dari MAN IC Serpong pada pukul 07.00 WIB. Perjalanan lancar, dan mereka tiba di TMII sekitar pukul 08.20 WIB, siap untuk memulai petualangan edukatif mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya pengalaman belajar siswa di luar ruang kelas. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan ilmu di lingkungan yang relevan. Titik fokus utama kegiatan ini adalah Museum Listrik dan Energi Baru (MLEB) serta Museum Transportasi. Di MLEB, kegiatan diawali dengan sesi workshop tentang coding. Para siswa disambut dengan presentasi materi yang mendalam, dilanjutkan dengan sesi praktik langsung. Dengan bimbingan para guru, mereka berkesempatan untuk mengimplementasikan teori coding yang telah mereka pelajari, mengubah museum menjadi “laboratorium” interaktif. Setelah sesi workshop, para siswa diajak untuk menjelajahi seluruh area museum. Didampingi oleh pemandu yang berpengalaman, mereka melihat berbagai peragaan dan koleksi menarik tentang sejarah listrik dan teknologi energi di Indonesia. Usai eksplorasi di MLEB, rombongan melanjutkan perjalanan ke Museum Transportasi. Di sana, para siswa kembali didampingi oleh pemandu untuk mengeksplorasi koleksi beragam alat transportasi, mulai dari gerbong kereta kuno, mobil-mobil bersejarah, hingga replika pesawat. Mereka belajar tentang evolusi transportasi dan perannya dalam peradaban manusia. Setelah menyelesaikan sesi terstruktur di kedua museum, para siswa diberikan waktu luang untuk menikmati fasilitas dan wahana lain di TMII. Ini menjadi momen penting bagi mereka untuk bersosialisasi dan berekreasi, mempererat ikatan pertemanan di luar konteks akademis. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan semangat belajar, tetapi juga keterampilan sosial dan kemandirian siswa. Kegiatan Aplikasi Pembelajaran ini menjadi salah satu program unggulan MAN IC Serpong untuk menciptakan metode pembelajaran yang tidak monoton. Dengan pendekatan ini, diharapkan para siswa dapat melihat relevansi ilmu yang mereka pelajari dengan kehidupan nyata. Setelah Magrib, rombongan kembali ke MAN IC Serpong dengan membawa pengalaman dan pengetahuan baru yang berharga.

Berita Terkini

KAJIAN TAHSIN AL QURAN

Demi meningkatkan kualitas bacaan Alquran, siswa-siswi kelas XI Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong antusias mengikuti kegiatan kajian tahsin yang diselenggarakan secara rutin. Program ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kurikulum madrasah, bertujuan membimbing para siswa memperbaiki dan memperindah bacaan sesuai kaidah tajwid yang benar. Kegiatan tahsin ini dibimbing langsung oleh Ustadz Mubassyir, salah satu pembina asrama yang memiliki kompetensi di bidangnya. Dengan bimbingan beliau, para siswa diharapkan dapat memperbaiki makhraj huruf (tempat keluarnya huruf), panjang pendek bacaan, serta menguasai hukum-hukum Tajwid lainnya. Dalam suasana yang interaktif, Ustadz Mubassyir memberikan bimbingan personal kepada setiap siswa. Pada pertemuan terakhir, fokus kajian adalah hukum tajwid dalam Surat An-Naml ayat 15–18. Materi yang dibahas meliputi Mad Thabii, Mad ‘Iwad, dan Mad ‘Aridl Lissukun. Ustadz Mubassyir menjelaskan secara detail perbedaan antara ketiga hukum tersebut, memberikan contoh cara membacanya, dan mengidentifikasi kesalahan umum yang sering dilakukan oleh para pembaca. Setelah sesi penjelasan, para siswa diberi kesempatan untuk membaca ayat-ayat tersebut secara bergiliran. Setiap siswa yang membaca, langsung mendapatkan koreksi dan contoh bacaan yang benar dari Ustadz Mubassyir. Metode ini terbukti efektif dalam mempermudah pemahaman dan praktik langsung. Dengan begitu, setiap kesalahan bisa langsung diperbaiki, memastikan bacaan yang dihasilkan sesuai dengan standar tajwid yang sahih. Kegiatan kajian tahsin ini tidak sekadar berfokus pada teknis bacaan, tetapi juga memiliki misi yang lebih besar, yaitu menumbuhkan kecintaan siswa untuk membaca Alqur’an dengan tartil (perlahan dan benar). Dengan bacaan yang benar dan indah, para siswa tidak hanya mendapatkan pahala ibadah, tetapi juga dipersiapkan untuk menjadi teladan bagi teman-teman mereka. Lebih dari itu, penguasaan tajwid yang mumpuni juga menjadi bekal berharga bagi mereka untuk dapat memimpin salat, sebuah peran yang sangat mulia dalam komunitas Muslim. Inisiatif MAN Insan Cendekia Serpong melalui program tahsin ini patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen madrasah dalam membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang mendalam, dimulai dari hal fundamental seperti bacaan Alquran. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menginspirasi madrasah lain untuk menerapkan hal serupa.

Scroll to Top