Berita Terkini

Mengkaji Kepemimpinan Rasulullah, Siswa MAN IC Serpong Ikuti Kajian Tafsir

Tangerang Selatan – Siswa kelas X, XI, dan XII antusias mengikuti kajian kitab tafsir di Masjid Ulil Albab pada Selasa, 2 September 2025. Acara yang digelar usai salat magrib ini menghadirkan Ust. Dr. Pahrurroji, yang membahas tema tentang kepemimpinan. Dalam kajiannya, Ust. Pahrurroji menjelaskan bahwa Rasulullah saw. adalah teladan pemimpin yang tak pernah terpisahkan dari Allah Swt. Ia mencontohkan, seorang pemimpin sejati adalah mereka yang paling depan dalam bekerja, namun paling akhir dalam menerima bagian (ghanimah). Ust. Pahrurroji juga menegaskan, tanggung jawab seorang pemimpin sangatlah besar, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya. Dalam kalimat syahadat, Allah dan Rasul tidak akan pernah bisa dipisahkan. Ia menekankan, “tanpa Rasulullah sebenarnya Allah akan tetap ada, namun tanpa Allah, Rasulullah tidak akan ada”. Sosok Rasulullah juga menjadi kunci tersebarnya Islam ke seluruh penjuru negeri. Rasulullah mengajarkan banyak hal tentang cara memimpin. Beliau diutus atas dasar risalah untuk memberi kabar gembira dan menjadi pembimbing bagi umatnya. Seluruh siswa, baik putra maupun putri, mengikuti jalannya kajian dengan khidmat dan tertib.

Berita Terkini

Kunjungan Kamar Angkatan: Menjalin Harmoni dan Kekeluargaan di MAN IC Serpong

Serpong, 31 Agustus 2025 — Suasana akrab dan hangat terasa di Asrama Putri Gedung J MAN Insan Cendekia Serpong pada Minggu malam, 31 Agustus 2025, setelah salat magrib. Rombongan siswi kelas XII Angkatan 29 terlihat antusias mengunjungi kamar adik-adik kelas mereka, siswi kelas X Angkatan 31. Kegiatan ini merupakan inisiatif untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan keakraban antarangkatan. Tujuannya adalah untuk meminimalkan potensi konflik dan membuat para siswi saling mengenal lebih dekat. Fenomena mengharukan terjadi sepanjang kunjungan. Baik kakak kelas maupun adik kelas menyambut dengan meriah dan saling berbagi aneka makanan lezat. Berbagai hidangan mulai dari martabak, pizza, camilan, hingga aneka minuman kekinian seperti kopi, boba, dan teh tersaji di setiap kamar, menunjukkan antusiasme mereka dalam menjamu dan berbagi. Bagi sebagian siswa, beradaptasi di sekolah berasrama seperti MAN IC Serpong bukanlah hal yang mudah. Mereka perlu menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru, mulai dari salat subuh berjamaah, berbagi kamar dengan teman, hingga antre mandi dan makan. Situasi ini berbeda jauh dari kebiasaan di rumah yang serba dilayani. Karenanya, peran guru dan orang tua sangat penting untuk memahami kesulitan mereka. Melihat para siswi mengobrol dengan akrab dan berbagi pengalaman adalah pemandangan yang mengharukan. Kegiatan sederhana ini, di mana setiap kamar beranggotakan empat orang saling berbincang, diharapkan dapat menjadi jembatan untuk menciptakan harmoni antara kakak dan adik kelas. Hal ini juga menjadi sarana bagi kakak kelas untuk berbagi pengalaman dan solusi saat menghadapi masalah di kelas X, mengantisipasi dan mencegah isu-isu seperti perundungan (bullying) yang kerap terjadi di sekolah lain. Semoga kegiatan positif ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak yang baik bagi seluruh penghuni asrama.

Berita Terkini

FAIZ HARUMKAN NAMA MADRASAH DAN INDONESIA DI KANCAH INTERNASIONAL IOAA 2025 DI MUMBAI, INDIA

Serpong – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di ajang internasional. Faiz Haydar Akmal, siswa kelas XII MAN Insan Cendekia Serpong, berhasil mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali perunggu dalam kompetisi sains bergengsi The 18th International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) 2025 yang digelar di Mumbai, India, pada 11–21 Agustus 2025. Kompetisi yang mempertemukan sekitar 300 peserta dari 64 negara ini merupakan salah satu olimpiade sains paling prestisius di dunia. Kegiatan inti berlangsung pada 13–18 Agustus 2025 dengan agenda utama meliputi IBM Theory, Theory Examination, Observation Examination, IBM Data Analyst, serta Data Analyst and Team Event. Bagi Faiz, mengikuti olimpiade internasional ini bukan sekadar ajang adu kecerdasan, tetapi juga ujian mental. “Tantangan terbesar saya adalah menjaga konsentrasi dan mengontrol mental saat menghadapi ujian,” ungkapnya. Meski penuh tekanan, Faiz mengaku mendapat pengalaman tak ternilai. Salah satu momen berkesan baginya adalah bertemu dengan ratusan pelajar dari berbagai negara. “Masing-masing punya ciri khas dan budaya sendiri. Bisa berteman dengan mereka adalah salah satu tujuan saya ikut olimpiade ini,” tuturnya. Di balik prestasi ini, Faiz menekankan pentingnya kerja keras dan konsistensi dalam meraih mimpi. “Tidak ada jalan pintas. Kunci saya adalah terus berusaha dan tidak mudah menyerah,” katanya. Tahun ini, IOAA menghadirkan lebih dari 300 siswa yang didampingi sekitar 140 mentor dari berbagai penjuru dunia. Selama 11 hari, para peserta harus melewati lima jenis tantangan yang menguji kemampuan teori, observasi, analisis data, hingga kerja sama tim. Dengan tema besar “Passion Meets Performance”, ajang ini dirancang untuk melahirkan generasi muda dengan semangat riset astronomi yang mumpuni. Kepala MAN Insan Cendekia Serpong, Hilal Najimi, dalam keterangannya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian Faiz. “Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa madrasah mampu mencetak generasi unggul yang berdaya saing global. Kami bangga Faiz mampu membawa nama baik madrasah dan Indonesia di level internasional,” ujarnya. Sementara itu, Erwin Supriatna selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan yang mengawal pengembangan prestasi siswa menilai keberhasilan Faiz bukan hanya soal kecerdasan akademik, melainkan juga kekuatan mental. “IOAA adalah olimpiade yang menuntut stamina intelektual sekaligus ketahanan psikologis. Faiz menunjukkan keduanya dengan baik.” Keberhasilan Faiz membuktikan bahwa siswa madrasah memiliki kapasitas untuk bersaing di panggung dunia. Prestasinya menjadi bukti nyata bahwa madrasah mampu mencetak generasi muda yang unggul dalam sains dan berdaya saing global. “Raihan medali ini semoga menjadi inspirasi, khususnya bagi siswa-siswa madrasah di seluruh Indonesia, untuk terus bermimpi besar dan berani tampil di kompetisi internasional,” ujar Faiz penuh semangat. Dengan sikap tenang namun analisis tajam, Faiz telah menyalakan nama madrasah sekaligus Indonesia di kancah internasional. Selamat Faiz! Kami turut bangga.

Berita Terkini

27 SISWA MAN IC SERPONG BERJUANG DI AJANG OSN TINGKAT PROVINSI

Serpong, 20 Agustus 2025. Pada tiga hari ini, Tim Olimpiade Sains (OS) MAN Insan Cendekia Serpong berjuang menuju tingkat provinsi. OSNP yang diselenggarakan di SMAN 4 Kota Tangerang Selatan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 19 sampai 21 Agustus 2025 secara daring. Kami  membawa siswa sebanyak 27 yang lolos tingkat Kota. Untuk hari pertama, yang akan berkompetisi adalah tim dari bidang studi Fisika, Matematika, dan informatika. Ketiga tim sudah berada di tempat sejak awal. Kedatangan di awal penting untuk mempersiapkan berbagai hal, termasuk pemasangan tripod dan kamera, selain agar siswa lebih tenang dan rileks. Untuk hari kedua, tim yang akan berlaga adalah bidang ekonomi, kebumian dan astronomi, sedangkan hari ketiga, Kimia, Biologi, dan Geografi.  Tim yang sedang berlaga ini, sudah melewati masa pembinaan selama beberapa bulan melalui program Klub Bidang Studi yang difasilitasi oleh guru bidang studi, dan program khusus Bimbingan Teknis Olimpiade Sains baik untuk tingkat kota maupun provinsi, difasilitasi oleh bidang kesiswaan, dengan menghadirkan nara sumber yang berkompeten di bidangnya. Selain dari pada itu, semua tim yang berjuang juga diisolasi agar fokus pada lomba yang akan diikuti. Semoga perjuangan meraih tiket mewakili propinsi MAN ICS dapat tercapai seratus persen.

Berita Terkini

SEMANGAT KEMERDEKAAN BERGEMA DI MAN INSAN CENDEKIA SERPONG

SERPONG – Gema semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kental di kampus MAN Insan Cendekia (MAN IC) Serpong. Pada Sabtu (16/8/2025), sehari sebelum puncak perayaan, seluruh civitas akademika—mulai dari siswa, guru, hingga karyawan—terlibat aktif dalam serangkaian kegiatan yang memadukan kebugaran, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Acara dibuka dengan senam pagi massal di lapangan upacara. Selama satu jam penuh, para peserta mengikuti gerakan energik yang merupakan kreasi orisinal dari divisi olahraga OSIS MAN Insan Cendekia Serpong. Suasana semakin meriah dengan iringan musik yang beragam, mulai dari lagu pop kekinian, dangdut yang membangkitkan semangat, hingga lagu wajib nasional dan rohani yang menyentuh kalbu. Antusiasme para siswa terlihat jelas, menjadikan senam ini bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sebuah perayaan kebersamaan. Kegiatan ini selaras dengan arahan pemerintah, sebagaimana tertuang dalam surat edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor SE. 25 Tahun 2025, yang mendorong unit kerja untuk menyelenggarakan kegiatan positif dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan. Setelah keringat membasahi tubuh, agenda dilanjutkan dengan momen yang lebih personal, yakni pertemuan antara guru dan siswa. Pertemuan ini menjadi sangat istimewa karena merupakan sesi perkenalan dan pembekalan perdana bagi para siswa angkatan ke-31. Dalam suasana yang akrab, para guru asuh menyampaikan nasihat berharga mengenai adaptasi kehidupan berasrama hingga strategi belajar yang efektif di madrasah unggulan tersebut. Semangat kebersamaan tidak berhenti di situ. Sesi pertemuan gura-siwa dilanjutkan dengan aksi gotong royong membersihkan lingkungan kampus. Setiap kelompok, termasuk guranya Pak Nuryanto, Pak Rapiq, dan Pak Robi yang membersihkan area Gedung CSA, bahu-membahu menjadikan kampus lebih asri dan nyaman. Sebagai penutup rangkaian acara pagi itu, digelar pertandingan khas “tujuh belasan” yang kompetitif tapi penuh canda tawa. Para siswa menggelar pertandingan di lapangan sepakbola. Sedangkan para guru dan karyawan di lapangan upacara. Salah satu pertandingan yang di gelar adalah bola voly. Pertandingan bola voli antar guru dan karyawan menjadi puncak kemeriahan, di mana Tim Satpam berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Tim Lapangan dalam laga final yang sengit. Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara yang produktif, sehat, dan mempererat ikatan kekeluargaan.

Scroll to Top