Berita Terkini

KELAS XII MAN IC SERPONG RAIH 153 PRESTASI NASIONAL DAN INTERNASIONAL

KELAS XII MAN IC SERPONG RAIH 153 PRESTASI NASIONAL DAN INTERNASIONAL Serpong (Kemenag) — Sebanyak 153 siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Serpong banjir apresiasi dari Kementerian Agama! Melalui Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, mereka diganjar penghargaan atas segudang prestasi di kancah nasional dan internasional. Mulai dari akademik, non-akademik, hingga keagamaan, para siswa ini membuktikan dedikasi, kerja keras, dan konsistensi mereka berbuah manis. Dirjen Pendis, Amien Suyitno, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah bukti nyata madrasah bukan hanya tempat belajar agama, melainkan juga wadah suburnya talenta terbaik anak bangsa. “Prestasi MAN IC Serpong adalah cerminan nyata keunggulan madrasah di era modern,” ujarnya bangga. Sebanyak 133 prestasi di antaranya datang dari bidang keagamaan, khususnya tahfidzul Qur’an dengan hafalan 15 hingga 30 juz. Sementara itu, 20 prestasi lainnya meliputi kejuaraan olimpiade sains, debat, inovasi, olahraga, dan seni di tingkat nasional dan internasional. Kepala MAN IC Serpong, Dr. Hilal Najmi, tak ketinggalan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Baginya, keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi apik antara siswa, guru, orang tua, dan seluruh civitas madrasah. “MAN IC Serpong bertekad kuat untuk terus menjadi madrasah unggul yang harmonis memadukan prestasi akademik, karakter, dan spiritualitas,” tegasnya. Semoga penghargaan ini jadi pemicu semangat bagi seluruh siswa untuk terus mengukir prestasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, keilmuan, serta kebangsaan. Sumber: https://pendis.kemenag.go.id/madrasah/153-siswa-man-ic-serpong-terima-penghargaan-atas-prestasi-nasional-dan-internasional

Berita Terkini

137 SISWA MAN IC SERPONG DIWISUDA, SIAP JADI PENCERAH MASYARAKAT

137 SISWA MAN IC SERPONG DIWISUDA, SIAP JADI PENCERAH MASYARAKAT MAN Insan Cendekia Serpong dengan bangga melepas 137 siswa Kelas XII dalam acara wisuda dan pelepasan yang penuh khidmat pada Sabtu, 24 Mei 2025. Acara yang digelar di Gedung PPT MAN IC Serpong, Tangerang Selatan ini, menandai momen penting bagi para lulusan yang akan memulai babak baru dalam hidup mereka. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, dalam sambutannya menekankan peran krusial lulusan madrasah. “Lulusan madrasah harus menjadi pencerah umat, bukan sekadar pencari gelar. Jadilah pribadi yang membawa ilmu, akhlak, dan semangat transformasi sosial,” tegas Amien. Ia juga memuji MAN IC Serpong sebagai etalase pendidikan Islam modern yang unggul dalam akademik dan progresif dalam nilai. “MAN IC Serpong adalah contoh nyata bahwa madrasah mampu menjadi lembaga pendidikan kelas dunia,” tambahnya, mengungkapkan keyakinannya bahwa para lulusan akan menjadi duta moderasi beragama dan inspirator perubahan. Kepala MAN IC Serpong, Hilal Najmi, melaporkan prestasi gemilang para wisudawan tahun ini. Dari 137 siswa, 21 diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP, 6 meraih golden ticket dari kampus favorit, dan 10 sukses mendapatkan beasiswa studi ke luar negeri. “Ini adalah hasil dari pendidikan yang kami bangun dengan integrasi antara kecerdasan akademik, pembinaan karakter, dan penguatan spiritualitas,” ungkap Hilal. Wisuda ini menjadi momentum penting, bukan hanya bagi siswa dan orang tua, tetapi juga bagi dunia pendidikan madrasah yang terus menunjukkan kualitas dan daya saingnya. MAN IC Serpong kembali membuktikan diri sebagai pelopor madrasah unggul yang siap mencetak generasi emas Indonesia masa depan. “Wisuda bukan akhir perjalanan, tapi awal tanggung jawab baru. Mari terus belajar, berkontribusi, dan menjadi cahaya harapan bagi bangsa dan umat,” pungkas Amien Suyitno. Sumber:

Berita Terkini

KEMENAG KUCURKAN DANA UNTUK PENGEMBANGAN MAN IC SERPONG

MAN Insan Cendekia Serpong menerima suntikan dana sebesar Rp2,5 miliar dari Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Bantuan ini bertujuan untuk memperkuat kualitas pendidikan Islam unggulan dan meningkatkan daya saing global madrasah. Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan program akademik, meningkatkan kapasitas guru, dan memodernisasi sarana prasarana pembelajaran. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menyatakan bahwa penyaluran dana ini adalah bagian dari strategi besar Kemenag untuk menjadikan madrasah unggulan sebagai pusat keunggulan pendidikan Islam di Indonesia. “MAN IC Serpong adalah contoh nyata dari madrasah yang memiliki kapasitas besar untuk menjadi role model nasional,” ujarnya pada Sabtu, 24 Mei 2024. Ia juga menekankan bahwa anggaran ini bukan hanya bantuan fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem pendidikan Islam yang kuat, berkualitas, dan berkelanjutan, guna melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, spiritual, dan berkarakter kebangsaan. Kepala MAN IC Serpong, Hilal Najmi, menyambut baik dan mengapresiasi penuh dukungan ini. Ia memastikan bahwa dana tersebut akan dimanfaatkan secara maksimal untuk program strategis madrasah, termasuk pemutakhiran kurikulum, pelatihan sumber daya manusia, serta penguatan pembelajaran berbasis digital dan kolaboratif. “Dukungan ini akan menjadi energi baru dalam mendorong MAN IC Serpong menjadi madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi benteng nilai-nilai keislaman yang moderat dan berkarakter,” tutur Hilal. Pengembangan MAN IC Serpong diharapkan dapat menginspirasi madrasah lain di seluruh Indonesia untuk membangun lingkungan belajar yang inklusif, inovatif, dan berorientasi masa depan. Kementerian Agama menegaskan bahwa penguatan madrasah mencakup peningkatan kapasitas SDM, inovasi pembelajaran, serta integrasi nilai-nilai moderasi beragama, bukan hanya aspek infrastruktur. Langkah ini merupakan bagian dari visi besar Ditjen Pendidikan Islam untuk menciptakan madrasah unggul kelas dunia yang mampu menjadi kekuatan moral dan intelektual bangsa. Sumber:

Berita Terkini

MAN IC SERPONG: PIONIR MADRASAH BERTARAF INTERNASIONAL DENGAN KURIKULUM IB

MAN Insan Cendekia Serpong kembali mengukir sejarah dengan menjadi madrasah percontohan untuk Program Madrasah Bertaraf Internasional yang digagas Kementerian Agama. Langkah awal yang diambil adalah mengimplementasikan kurikulum International Baccalaureate (IB) secara bertahap, membuka jalan bagi siswa untuk meraih dua ijazah sekaligus: ijazah nasional dan internasional. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari transformasi pendidikan Islam menuju standar global, tanpa melupakan nilai-nilai keislaman. “Ini tentang membuktikan bahwa madrasah mampu menjadi pemain utama dalam peta pendidikan global yang tetap berakar pada nilai-nilai Islam yang moderat dan inklusif,” ujarnya. Kepala MAN IC Serpong, Dr. Hilal Najmi, menyambut baik kepercayaan ini, meyakini bahwa kurikulum IB akan memperkuat kapasitas lulusan dalam menghadapi persaingan global. “Lulusan madrasah harus mampu berkiprah di panggung dunia tanpa kehilangan identitas keislaman dan kebangsaan,” tutur Hilal. MAN IC Serpong dipilih sebagai madrasah percontohan karena rekam jejak prestasi akademik dan non-akademik yang konsisten, tata kelola kelembagaan yang mapan, serta kesiapan sumber daya manusia yang unggul. Kementerian Agama berharap, langkah strategis ini akan memicu lahirnya madrasah-madrasah unggulan lain yang siap bersaing di tingkat internasional, memperkokoh identitas pendidikan Islam Indonesia yang berkarakter, progresif, dan berpandangan ke depan. “Madrasah bukan sekadar alternatif, tapi pilihan utama. Dengan kurikulum bertaraf internasional, madrasah kita siap hadir di tengah percaturan global sebagai lembaga pendidikan yang unggul secara akademik dan kokoh dalam nilai,” pungkas Amien Suyitno. Sumber: https://pendis.kemenag.go.id/madrasah/man-ic-serpong-jadi-piloting-madrasah-bertaraf-internasional-mulai-terapkan-kurikulum-ib

Berita Terkini

BERSIH-BERSIH KAMPUS HILANGKAN STRES BELAJAR!

Serpong, 23 Mei 2025 – Pagi ini, Jumat yang cerah, aroma kebersamaan dan semangat gotong royong begitu terasa di lingkungan MAN Insan Cendekia Serpong. Seluruh civitas akademika, mulai dari siswa, guru, hingga jajaran pimpinan, tumpah ruah membersihkan setiap sudut kampus dalam kegiatan kerja bakti yang rutin diadakan. Aktivitas bersih-bersih ini berlangsung dari pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, mengubah suasana kampus menjadi lebih asri dan rapi. Tak hanya sekadar membersihkan, kegiatan ini rupanya dikomandoi langsung oleh Kepala Madrasah dan para pimpinan lainnya. Mereka tanpa ragu ikut turun tangan, memungut sampah, mencabut tanaman liar, mengumpulkan barang-barang tak terpakai, dan merapikan barang-barang yang berserakan. Sebuah pemandangan yang menunjukkan betapa kuatnya teladan dari para pemimpin. Untuk memaksimalkan upaya kebersihan, kerja bakti dibagi menjadi 24 kelompok. Setiap kelompok kelas didampingi oleh wali kelas dan dua orang guru, menciptakan kolaborasi yang harmonis. Meskipun hanya dengan perlengkapan seadanya, semangat kebersamaan tak sedikit pun luntur. Semangat gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Salah seorang siswa, yang tak ingin disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa kerja bakti ini tak hanya berfungsi sebagai sarana menjaga kebersihan lingkungan. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi “obat mujarab” untuk menghilangkan stres akibat tingginya beban belajar di MAN Insan Cendekia Serpong. Ia dan teman-temannya berharap kegiatan positif ini dapat dilaksanakan setiap minggu, bahkan jika memungkinkan, diperluas hingga ke area asrama siswa. Inisiatif seperti ini patut diacungi jempol. Selain menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, kerja bakti di MAN Insan Cendekia Serpong juga berhasil menciptakan suasana yang lebih rileks dan menyenangkan di tengah padatnya jadwal belajar. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menginspirasi banyak pihak untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. (RP)

Berita Terkini

WISUDA TAHFIDZ QURAN, DARI BUKA PUASA HINGGA HAFAL 30 JUZ!

Serpong, 22 Mei 2025 – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti Masjid Ulil Albab MAN Insan Cendekia Serpong pada Kamis sore lalu. Ratusan pasang mata menyaksikan momen bersejarah: Wisuda Tahfidz Quran bagi siswa-siswi kelas XII. Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan puncak dari perjalanan panjang mereka dalam mendalami Al-Quran selama menempuh pendidikan di MAN Insan Cendekia Serpong. Ada yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Rangkaian wisuda diawali dengan buka puasa sunah hari Kamis bersama. Nuansa kekeluargaan dan khidmat begitu terasa. Para siswa mengenakan seragam koko putih, sarung hitam, dan peci, menciptakan pemandangan yang menyejukkan hati. Setelah berbuka, dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah dan hataman Quran yang dipimpin oleh Ustaz Arif, wali asrama kelas XII. Kemudian, salat Isya berjamaah pun menyusul, menambah kekhusyukan acara. Momen wisuda dibuka dengan sambutan yang mengharukan dari Ustaz M. Zaenuri, M.A., Wakil Kepala Madrasah Bidang Asrama, yang mewakili Kepala Madrasah. Dalam sambutannya, Ustaz Zaenuri menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan agama putra-putrinya kepada madrasah. “Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah yang akan terus mengalir sampai nanti,” ucapnya penuh harap. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Perwakilan orang tua siswa, Bapak Yusuf. Beliau tak lupa memanjatkan syukur kepada Allah SWT, madrasah, dan tentu saja para siswa sendiri yang telah berjuang keras menghafal Al-Quran. Di tengah sambutannya, Bapak Yusuf berbagi kisah hikmah tentang seorang ibu yang baru hafal Al-Quran pada usia 85 tahun, sebuah cerita yang memotivasi dan menginspirasi seluruh hadirin. Dan inilah puncak kebanggaan! Dalam wisuda tahfidz kali ini, seluruh siswa berhasil mencapai target hafalan Al-Quran yang ditetapkan madrasah. Bahkan, ada tiga mutiara MAN Insan Cendekia Serpong yang berhasil menorehkan prestasi luar biasa: hafal 30 juz Al-Quran secara sempurna! Mereka adalah Ghezan Abda Faqih, Muhammad Azzam Nashirullah, dan Latifa Aulia Rahma. Tak hanya itu, dua siswa lainnya, Ilma Azizah Ullumul Jannah dan Wahyu Rafi Hamdani, berhasil menulis tangan mushaf Al-Quran 30 juz, sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol! Di penghujung acara, apresiasi juga diberikan kepada para siswa yang berprestasi di bidang agama, seperti imam salat terbaik, khatib terbaik, penghafal hadis Arba’in, dan pengurus organisasi di Asrama. Semoga kegiatan wisuda tahfidz ini akan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mendalami ilmu agama di kemudian hari. Amin. (RP)

Scroll to Top