Prestasi

Juara

Delegasi MAN Insan Cendekia Serpong kembali menorehkan prestasi membanggakan di Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KOSSMI) Tahun 2025! Medali Emas, Perak, Perunggu, dan Honorable Mention berhasil diraih! Ini adalah bukti keunggulan MAN ICS dalam berbagai bidang sains.Selamat kepada para juara!

Renungan

MENSYUKURI MUSIBAH

Dalam kehidupan, kita akan selalu bertemu 2 hal yang berpasangan, siang dan malam, kebahagiaan dan kesedihan, suka dan duka, pria dan wanita, anugerah dan musibah. Dua hal tersebut adalah pasangan yang saling melengkapi. Wujudnya mungkin berbeda, tapi semuanya berasal dari sumber yang sama yaitu dari Allah Swt. Seringkali kita dengan mudah bersyukur atas anugerah yang kita terima, tapi ternyata tidak mudah untuk menikmati musibah yag menimpa kita. Syukur secara bahasa artinya adalah berterima kasih kepada Allah Swt. Tapi secara maknawi, bukan hanya sekedar ucapan dalam lisan dengan mengucapkan “Alhamdulillah” tapi juga mengakui dalam hati, lisan dan tindakan atas semua anugerah dari Allah yang berlimpah. Dalam Al Quran surat Luqman ayat 12, Allah berfirman: وَلَقَدْ اٰتَيْنَا لُقْمٰنَ الْحِكْمَةَ اَنِ اشْكُرْ لِلّٰهِ ۗوَمَنْ يَّشْكُرْ فَاِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهٖۚ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ Sungguh, Kami benar-benar telah memberikan hikmah kepada Luqman, yaitu, “bersyukurlah kepada Allah! Siapa yang bersyukur, sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri. Siapa yang kufur (tidak bersyukur) seesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Terpuji. Dari ayat tersebut, dijelaskan bahwa saat kita bersyukur, sesungguhnya itu untuk diri kita sendiri. Maka saat kita bersyukur atas musibah yang menimpa kita, hakikatnya kita sedang menempa diri untuk mencari hikmah dalam setiap musibah. Musibah bukanlah tanda bahwa Allah membenci kita, tapi sebaliknya adalah tanda bahwa Allah mencintai kita. Disebutkan juga dalam sebuah hadis bahwa Allah akan menguji hamba yang dicintai-Nya. Hadis tersebut berbunyi إذَا أحَبَّ اللّه قَوْمًا اِبْتَلَاهُمْ  Jika Allah mencintai suatu kaum, maka mereka akan diuji . (HR. Thabrani) Maka saat kita diterpa banyak musibah, ingatlah bahwa kita sedang dicintai Allah, dan kita harus mencari makna terdalam dari musibah yang menimpa kita. Seringkali musibah adalah anugerah yang disamarkan dan menjadikan kita lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya. Kita juga harus menghayati bahwa sebenarnya jika dibandingkan, lebih banyak anugerah yang Allah berikan pada kita, dibanding musibah yang kita terima. Maka bersyukur atas musibah yang kita alami, adalah sebuah keharusan. Karena sejatinya, tidak ada kejadian buruk bagi orang beriman. Semua yang datang dari Allah adalah kebaikan, hanya persepsi kita saja yang memahami nya sebagai keburukan. Mensyukuri anugerah biasanya mudah dilakukan oleh kita, namun mensyukuri musibah itu membutuhkan latihan. Maka mensyukuri musibah dan anugerah dengan kualitas yang sama, menjadi keterampilan yang harus kita latih terus. Menyamakan keduanya, bukan berarti mengabaikan rasa sakit, tetapi menyadari bahwa dibalik semua kejadian, ada rencana Allah yang lebih baik. Maka orang yang mampu mensyukuri musibah sebagaimana mensyukuri anugerah, adalah orang yang telah melampaui rasa sakit dan menggenggam hikmah. Mereka memandang hidup bukan hanya dari permukaan yang terlihat, tapi menghayati lebih dalam lagi yaitu pada makna yang tersirat. Mensyukuri musibah dan anugerah adalah sarana untuk mendekatkan diri pada Allah, karena pada musibah ada pelajaran, penghapusan dosa, peningkatan derajat dan jalan menuju kesempurnaan iman. Maka, marilah kita latih terus diri kita untuk bisa mensyukuri musibah, sebagaimana kita mensyukuri anugerah. (EN)

Berita Terkini

HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2025

MAN Insan Cendekia Serpong menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2025. Suasana khusyuk saat seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan madrasah berbaris rapi di lapangan upacara. Bendera Merah Putih berkibar gagah diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menggema, menambah semangat nasionalisme seluruh peserta upacara. Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Bapak Erwin Supriatna, dengan penuh wibawa menyampaikan amanat. Beliau membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, menyampaikan pesan-pesan penting tentang semangat belajar yang tak pernah padam, pentingnya inovasi dalam dunia pendidikan, serta peran strategis pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan peradaban. Amanat tersebut disambut dengan antusias dan khidmat oleh seluruh peserta upacara, menumbuhkan kembali semangat untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi nusa dan bangsa. Selamat Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2025!

Berita Terkini

SENIN PAGI BERSAMA GURA – SIWA

Senin, 28 April 2025 MAN Insan Cendekia Serpong kembali menggelar pertemuan rutin antara guru asuh dengan siswa asuh. Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk mempererat tali silaturahmi, berbagi perkembangan akademik maupun nonakademik, serta membahas berbagai kendala atau potensi siswa. Dalam pertemuan tersebut juga membahas tentang pentingnya menjaga adab dalam interaksi sosial. Diskusi ini menekankan bagaimana nilai-nilai kesopanan, saling menghormati, dan tenggang rasa menjadi fondasi utama dalam membangun hubungan yang sehat dan harmonis, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat luas. Pertemuan guru asuh dan siswa asuh pada hari ini semakin menegaskan komitmen MAN Insan Cendekia Serpong dalam membina tidak hanya prestasi akademik, tetapi juga karakter dan adab siswa dalam berinteraksi sosial, yang menjadi bekal penting bagi masa depan mereka.

Berita Terkini

PENJAJAKAN IMPLEMENTASI KURIKULUM INTERNATIONAL BACCALAUREATE (IB) DI MAN INSAN CENDEKIA SERPONG

MAN Insan Cendekia Serpong menunjukkan komitmennya terhadap inovasi pendidikan dengan menggelar diskusi kurikulum bersama Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) pada 23 April 2025. Diskusi tersebut membahas implementasi Kurikulum International Baccalaureate (IB). Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN IC Serpong, Eneng Uswatun Hasanah, menekankan pentingnya adaptasi pendidikan terhadap tantangan global. Sementara Ketua Pembina YPKBI, Miftah Sabri, menjelaskan filosofi holistik dan keunggulan Kurikulum IB dalam mencetak generasi muda berwawasan global dan berketerampilan abad ke-21. Diskusi yang hangat dan terbuka ini menghasilkan apresiasi terhadap semangat adaptif madrasah dan harapan agar MAN IC Serpong dapat mengintegrasikan keunggulan kurikulum internasional dengan nilai-nilai khas madrasah. Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi menuju pendidikan yang unggul dan berdaya saing global.

Berita Terkini

KUNJUNGAN BANGSA MORO AUTONOMOUS REGION IN MUSLIM MINDANAO (BARMM), FILIPINA KE MAN INSAN CENDEKIA SERPONG

Senin, 21 April 2025, MAN Insan Cendekia Serpong mendapat kehormatan menerima kunjungan istimewa dari Tim Kementerian Pendidikan Dasar, Tinggi, dan Teknik (Minister of Basic, Higher, and Technical Education – MBHTE) Bangsamoro Autonomous Region in Muslim Mindanao (BARMM), Filipina. Kedatangan delegasi ini merupakan bagian dari program Benchmarking and Study Visit to Indonesia, yang bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan dan pengembangan pendidikan di tingkat menengah atas. Suasana hangat menyambut para tamu, dengan harapan kunjungan ini dapat menjadi wadah pertukaran ide dan pengalaman yang berharga bagi kedua belah pihak. Selama kunjungan, rombongan MBHTE BARMM berkesempatan untuk melihat secara langsung berbagai fasilitas unggulan dan program pendidikan inovatif yang diterapkan di MAN Insan Cendekia Serpong. Diskusi mendalam antara pihak madrasah dan delegasi Filipina terjalin, membahas strategi peningkatan mutu pendidikan, pengembangan kurikulum yang relevan, serta upaya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi siswa. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan wawasan baru bagi MBHTE BARMM dalam memajukan sistem pendidikan di wilayah mereka, sekaligus mempererat hubungan baik antara Indonesia dan Filipina dalam bidang pendidikan.

Scroll to Top