Renungan

Hikmah di Balik Jalanan yang Macet

                        Kemacetan sering kali menjadi momen yang membuat siapa pun merasa kesal, lelah, dan tak jarang kehilangan kesabaran. Namun, jika kita berhenti sejenak dan memandangnya dari sudut yang berbeda, jalanan yang macet sebenarnya menyimpan banyak hikmah yang dapat dipetik untuk kehidupan. Dalam keadaan macet, kendaraan memang bergerak perlahan, bahkan terkadang berhenti total. Namun satu hal yang pasti: kita tetap harus jalan. Ada dorongan alami untuk terus maju meskipun geraknya sangat lambat. Begitulah hidup. Ada fase-fase ketika langkah kita tersendat, rencana tertunda, atau harapan terasa jauh. Tetapi seperti pengendara yang tetap melaju di antara deretan kendaraan, kita pun harus terus mencari jalan, menemukan celah, dan bergerak setahap demi setahap hingga akhirnya sampai pada tujuan. Kemacetan juga memberi ruang untuk belajar sabar. Kita diajak untuk menahan diri dari keluhan, mengelola emosi, dan menerima keadaan apa adanya. Dalam jeda itu, kita bisa belajar ikhlas, memahami bahwa tidak semua hal bisa berjalan sesuai keinginan. Terkadang hidup memaksa kita berhenti, bukan untuk menghentikan perjalanan, tetapi agar kita bisa melihat sekitar, menyadari banyak hal kecil yang sering terlupakan saat jalan lengang. Di tengah hiruk pikuk kendaraan, kita pun belajar memahami sesama. Setiap pengendara memiliki tujuan, urgensi, dan cerita yang berbeda. Ada yang sedang mengejar waktu, ada yang ingin cepat pulang, ada pula yang hanya ingin sampai dengan selamat. Kesadaran ini mengajarkan empati: bahwa di jalur kehidupan, kita tidak berjalan sendiri. Kita berbagi jalan, berbagi ruang, dan berbagi kesulitan. Pada akhirnya, kemacetan bukan hanya soal menumpuknya kendaraan, tetapi juga momentum untuk memperlambat langkah, mengatur ulang hati, dan menyadari bahwa perjalanan menuju tujuan baik cepat atau lambat tetap bernilai. Sebab yang terpenting bukan hanya sampai, tetapi bagaimana kita menjalani prosesnya.-Az-

Berita Terkini

PELANTIKAN PENEGAK LAKSANA GUGUS DEPAN HABIBIE–AINUN MAN INSAN CENDEKIA SERPONG

Serpong, 10 Desember 2025. Gugus Depan Habibie–Ainun 02.061 dan 02.062 MAN Insan Cendekia Serpong resmi melantik 23 anggota Penegak Laksana, yang terdiri dari 6 Penegak Laksana putra dan 17 Penegak Laksana putri. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pembinaan kepemimpinan dan karakter generasi muda di lingkungan madrasah. Upacara pelantikan berlangsung khidmat di gedung PPT MAN Insan Cendekia Serpong, dipimpin oleh Kakak Ketua Gudep. Para calon Penegak Laksana sebelumnya telah melewati serangkaian tahapan pembinaan, penugasan, dan ujian kecakapan yang dirancang untuk mengukur kemampuan kepemimpinan, kedisiplinan, keterampilan kepramukaan, serta tanggung jawab sosial. Dalam amanatnya, Ka Gudep menyampaikan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir dari proses pembinaan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. “Penegak Laksana harus mampu menjadi teladan, bukan hanya dalam barisan Pramuka, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di madrasah dan masyarakat. Gelar ini adalah kehormatan sekaligus panggilan untuk berkontribusi lebih,”* ujarnya. Prosesi pelantikan dilakukan dengan pengucapan ulang Trisatya, pemasangan tanda laksana, serta penandatanganan berita acara sebagai simbol telah resminya para penegak memasuki tahap lanjutan dalam perjalanan kepramukaan mereka. Para peserta yang dilantik mengungkapkan rasa bangga dan haru atas capaian tersebut. Mereka berkomitmen untuk terus mengembangkan keterampilan dan memberikan kontribusi positif bagi ambalan dan madrasah. Kegiatan pelantikan diakhiri dengan sesi foto bersama dan ucapan selamat dari para pembina serta teman-teman ambalan. Dengan dilantiknya 23 Penegak Laksana ini, Gugus Depan Habibie–Ainun berharap dapat semakin memperkuat semangat kepramukaan yang berkarakter, berintegritas, dan berdaya guna bagi masyarakat.

Berita Terkini

SEPAK TERJANG KALYCA, PERAIH JUARA 1 DEBAT BAHASA INGGRIS NASIONAL

Alhamdulillah, Provinsi Banten meraih juara 1 Lomba Debat Nasional (National Schools Debating Championship) yang diadakan di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, minggu lalu. Tim Banten diwakili oleh Kalyca Najla Manggala, siswa kelas XII MAN ICS,  Abyan Zaki Dildar Harahap, siswa SMAN 2 Tangsel dan Sean Levi Danuseputra, siswa UPH. Raihan ini tentunya menambah kebanggaan dan prestasi MAN ICS di tahun 2025. Dalam kesempatan ini, izinkan kami membahas sepak terjang Kalyca dalam debat yang diadakan oleh Puspresnas (Pusat Prestasi Nasional). Kalyca Najla Manggala sudah mulai terjun di dunia debat Bahasa Inggris sejak September 2023. Dia sangat semangat setiap kali berlatih. Itu dilakukan untuk memperlancar dan  mempertajam kemampuan berfikir dan berbicara. Untuk lomba debat 2025, dia sudah mempersiapkan diri sejak awal tahun, dan sebagai informasi, pada tahun sebelumnya, Kalyca sudah pernah mengikuti lomba serupa namun tidak sampai menjadi juara nasional. Pada tahun ini, tim debat MAN ICS untuk Kota Tangerang Selatan, diwakilkan oleh Kalyca, Rizky Alifian, dan Sachio. Dalam pembinaan yang didampingi oleh Ibu Gustinefa, salah satu guru Bahasa Inggris di MAN ICS, mereka menggunakan kegiatan daring dan luring. Itu merupakan kombinasi antara mempelajari ilmu dari pelatih, sparring friendly match dengan tim lain, dan latihan mandiri yang biasanya lakukan setiap hari. Sehari hari mereka dihadapkan pada beragam mosi, contohnya politik, hubungan internasional, pendidikan, lingkungan dan budaya. Alhamdulillah kerja keras yang dilakukan berbuah hasil. Untuk lomba debat tingkat kota Tangsel, Kalyca terpilih sebagai salah satu wakil untuk  tingkat propinsi. Tiga pembicara terbaik yg mewakili kota Tangsel ke tingkat provinsi adalah Kalyca, Abyan (SMAN 2 Tangsel), dan Warren (SMAN2 Tangsel). Setelah bertarung di tingkat propinsi, prestasi Kalyca terus menanjak, dia terpilih menjadi salah satu wakil provinsi Banten untuk tingkat nasional, bersama dua rekan Provinsi Banten lainnya, Abyan (SMAN2 Tangsel) dan Sean Levi (SPH). Di tingkat nasional, Alhamdulillah tim debat Provinsi Banten, meraih juara 1 dan Kalyca mendapat kesempatan untuk mengikuti seleksi debat tingkat internasional, World School Debating Championship tahun 2026, yang akan dilaksanakan mulai 7 Desember 2025. Barakallah Demikian, sekilas sepak terjang Kalyca dalam even debat nasional. Semoga Kalyca terpilih mewakili Indonesia dalam debat internasional tahun depan. Aamiin

Berita Terkini

KILAU PRESTASI DI KANCER NASIONAL: MAN IC SERPONG DINOBATKAN SEBAGAI RAJA SAINS OMI 2025

Tangerang Selatan – Panggung Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 bidang Sains telah menemukan juaranya. Dalam kompetisi yang mempertemukan talenta-talenta terbaik Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Indonesia, MAN Insan Cendekia Serpong berhasil mengukuhkan dominasinya dan menyabet gelar sebagai Madrasah Peraih Medali Terbanyak Nasional. MAN IC Serpong memimpin klasemen dengan perolehan fantastis, mengumpulkan total 9 medali, yang terdiri dari 8 Medali Emas dan 1 Medali Perunggu. Prestasi ini sekaligus menempatkan MAN IC Serpong di puncak daftar TOP 10 OMI Bidang Sains 2025. Daftar TOP 10 OMI Bidang Sains SMA/MA Tingkat Nasional 2025 Kata Mereka: Dedikasi yang Membuahkan Hasil Keberhasilan luar biasa ini tak lepas dari etos kerja keras yang ditanamkan di MAN IC Serpong. Kepala Madrasah, Bapak Dr. Hilal Najmi, menyampaikan rasa syukur dan bangganya. “Alhamdulillah, ini adalah buah dari kolaborasi, dedikasi guru, dan semangat juang yang tak pernah padam dari anak-anak kami. Delapan emas adalah bukti bahwa kurikulum berbasis riset dan pembinaan intensif yang kami terapkan berjalan optimal. Kami tidak hanya mencetak juara, tetapi juga calon ilmuwan yang berakhlak dan siap berkontribusi untuk negeri,” ujar Hilal Najmi dengan penuh haru. Dua bintang yang menyumbang medali emas, Sarah Risda (peraih emas Bidang Biologi) dan Faris(peraih emas Bidang Fisika), berbagi kisah inspiratif di balik kesuksesan mereka. “Alhamdulillah, di tahun ini saya bisa meraih medali emas, setelah melalui lika-liku panjang dari babak kota, provinsi, hingga nasional. Di ajang OMI saya belajar bahwa doa dan ketekunan adalah kunci dalam meraih prestasi. Terima kasih kepada bapak-ibu guru yang sudah membimbing dan mendukung saya hingga di titik ini, terima kasih juga kepada keluarga dan teman-teman yang tak pernah lelah mendukung dan mendoakan. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman lainnya untuk terus berjuang menggapai impian,” tutur Sarah dengan penuh bangga. Sementara itu, Faris (Peraih Emas Fisika) menyoroti pentingnya rasa ingin tahu yang tinggi. “OMI 2025 memberikan saya sebuah petualangan yang tidak akan saya lupakan tentang arti dari kerja kera dan rasa inigin tahu yang tinggi. Alhamdulillah, setelah gagal pada tahun lalu saya bisa mendapatkan medali emas pada OMI 2025. Terima kasih saya ucapkan kepada orang tua, madrasah, guru-guru yang telah mendukung saya dan tim OMI IC Serpong,” ungkap Faris. Inspirasi untuk Madrasah Indonesia Prestasi gemilang MAN IC Serpong dalam OMI 2025 ini menjadi penanda bahwa madrasah di Indonesia kini menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi emas di bidang Sains. Keberhasilan ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan dari ekosistem pendidikan yang unggul, berdaya saing, dan inspiratif. Kini, sorotan tertuju pada para juara ini. Semangat mereka membuktikan bahwa dengan tekad, pembinaan yang tepat, dan keyakinan, impian untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi bukanlah hal yang mustahil. Selamat untuk MAN IC Serpong dan seluruh madrasah yang telah berjuang!

Berita Terkini

KOMISI VIII DPR RI DUKUNG PENUH REVITALISASI ASRAMA DAN BANGUNAN MAN IC SERPONG

Serpong, Kota Tangsel – Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memberikan sinyal kuat dukungan terhadap upaya revitalisasi asrama dan bangunan di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Serpong. Dukungan ini muncul sejalan dengan pengakuan atas keunggulan dan prestasi madrasah tersebut di kancah nasional maupun internasional. Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, menegaskan bahwa infrastruktur yang memadai adalah elemen krusial dalam menopang keberlanjutan prestasi. “Kami telah melihat langsung capaian luar biasa MAN IC Serpong, termasuk gelar Jawara OMI Sains 2025. Prestasi semacam ini harus didukung dengan fasilitas yang ideal. Oleh karena itu, Komisi VIII berkomitmen untuk mendukung penuh rencana revitalisasi asrama dan bangunan sekolah. Siswa-siswa unggul berhak mendapatkan lingkungan belajar dan tinggal yang nyaman, modern, dan kondusif untuk memaksimalkan potensi mereka,” ujar H. Marwan Dasopang. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat peremajaan fasilitas yang sudah termakan usia, sehingga seluruh kompleks MAN IC Serpong, khususnya asrama sebagai pusat pembinaan karakter dan akademi siswa, dapat berfungsi optimal. Rencana revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama Republik Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana madrasah unggulan. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, menyambut baik respons positif dari Komisi VIII. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan konkret dari Komisi VIII DPR RI. Revitalisasi MAN IC Serpong, khususnya asrama, adalah prioritas. Asrama bukan sekadar tempat tidur, melainkan laboratorium pembinaan karakter dan interaksi ilmiah siswa. Dengan dukungan ini, kami berharap proses penganggaran dan pengerjaan dapat berjalan lancar, memastikan MAN IC Serpong terus menjadi institusi pendidikan yang mampu bersaing di tingkat global dengan fasilitas yang juga bertaraf internasional,” jelas Prof. Nyayu Khodijah. Dukungan Komisi VIII ini menjadi angin segar bagi upaya Kemenag dalam menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif, sekaligus menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan madrasah adalah agenda bersama antara pemerintah dan legislatif.

Berita Terkini

KETUA KOMISI VIII DPR RI AKUI KEUNGGULAN MAN IC SERPONG

Tangerang Selatan – Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Serpong kembali mendapat pengakuan prestisius. Kali ini, pujian datang langsung dari Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), H. Marwan Dasopang, yang menyoroti sejumlah keunggulan MAN IC Serpong, mulai dari prestasi akademik hingga pembentukan karakter siswa. Dalam Kunjungan Kerja Spesifik pada Rabu, 26 November 2025 , H. Marwan Dasopang mengakui bahwa MAN IC Serpong telah membuktikan diri sebagai model pendidikan madrasah unggulan. “Kami di Komisi VIII DPR RI sangat mengapresiasi capaian luar biasa MAN IC Serpong. Keunggulannya tidak hanya terbatas pada skala nasional, tetapi sudah merambah kancah internasional. Khususnya, status mereka sebagai Jawara OMI Sains 2025 dengan perolehan medali yang dominan, jelas menunjukkan kualitas SDM dan sistem pengajaran yang superior,” ujar H. Marwan Dasopang. Beliau juga menambahkan bahwa indikator keberhasilan MAN IC Serpong tidak hanya dilihat dari raihan kompetisi, tetapi juga dari serapan lulusannya. “Mayoritas lulusan MAN IC Serpong berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terbaik, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, pola pembinaan karakter siswa yang diterapkan di sini, yang menggabungkan kecerdasan intelektual dan spiritual, dinilai sangat efektif dalam melahirkan pemimpin masa depan yang utuh,” tegasnya. Pengakuan ini disambut baik oleh jajaran Kementerian Agama. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, menyampaikan bahwa MAN IC Serpong adalah bukti nyata keberhasilan program madrasah unggulan. “Kami bangga MAN IC Serpong menjadi benchmark bagi madrasah lain di Indonesia. Keberhasilan ini adalah hasil dari komitmen Kementerian Agama dalam memberikan fasilitas terbaik dan membangun ekosistem pendidikan yang holistik. Pengakuan dari Komisi VIII DPR RI ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas model MAN IC agar dapat menjangkau lebih banyak anak bangsa,” kata Prof. Nyayu Khodijah. Menanggapi apresiasi dari Ketua Komisi VIII DPR RI, Kepala MAN IC Serpong, Dr. Hilal Najmi, menyatakan rasa terima kasihnya sekaligus menegaskan komitmen madrasah. “Kami bersyukur atas perhatian dan pengakuan dari Bapak Ketua Komisi VIII DPR RI. Prestasi OMI Sains 2025 adalah cerminan dari semangat ‘Ilmu’ yang kami kobarkan. Namun, yang terpenting adalah bagaimana kami memastikan setiap lulusan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Islam yang kuat dan siap menjadi agen perubahan positif di masyarakat. Kami akan terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan standar keunggulan ini,” tutup Dr. Hilal Najmi. Pengakuan dari legislatif ini semakin memperkuat posisi MAN IC Serpong sebagai institusi pendidikan madrasah terkemuka yang berhasil menyeimbangkan antara prestasi sains global dan pembinaan karakter bangsa.

Berita Terkini

APRESIASI SISWA BERPRESTASI, KOMISI VIII DPR RI DUKUNG BEASISWA PERGURUAN TINGGI LUAR NEGERI

Serpong, 26/11/2025 – Setelah memberikan dukungan terhadap revitalisasi infrastruktur, Komisi VIII DPR RI melanjutkan apresiasi mereka kepada MAN Insan Cendekia Serpong dengan menyatakan dukungan terhadap program beasiswa bagi lulusan yang diterima di Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN). Keputusan ini didasari tingginya kualitas dan serapan lulusan madrasah tersebut di universitas-universitas kelas dunia. Berdasarkan data sebaran alumni lulusan tahun 2023, 2024, dan 2025 yang diterima di PTLN, terlihat sejumlah nama besar universitas global menjadi tujuan utama. Beberapa di antaranya meliputi KAIST (Korea), NTU (Taiwan), UEA, Mazhar (Abu Dhabi), Ritsumeikan APU (Jepang), University of Manchester (UK), UCL (Canada), The University of Edinburgh (UK), Istanbul Technical University (Turkey). Data ini membuktikan bahwa MAN IC Serpong telah menjadi pemasok talenta unggul ke kancah pendidikan tinggi internasional. Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, menegaskan bahwa dukungan terhadap beasiswa ini merupakan investasi jangka panjang negara dalam sumber daya manusia. “Komisi VIII sangat terkesan dengan sebaran lulusan MAN IC Serpong yang berhasil menembus PT LN yang sangat kompetitif. Ini menunjukkan kualitas pendidikan kita mampu bersaing global. Kami akan berupaya mendorong dan mendukung alokasi anggaran, terutama melalui Kementerian Agama, untuk memberikan beasiswa penuh atau pendanaan parsial bagi para siswa berprestasi ini. Mereka adalah aset negara, dan kita harus pastikan kendala finansial tidak menghambat langkah mereka menimba ilmu di pusat-pusat peradaban dunia,” tegas H. Marwan Dasopang. Dukungan dari Komisi VIII ini disambut antusias oleh pihak madrasah. Kepala MAN IC Serpong, Dr. Hilal Najmi, menyampaikan bahwa beasiswa merupakan kunci untuk mempertahankan motivasi siswa. “Kami berterima kasih atas perhatian luar biasa dari Bapak Ketua Komisi VIII dan seluruh jajaran. Beasiswa PTLN ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi apresiasi konkret yang akan memacu semangat adik-adik kelas mereka. Target kami tidak hanya mencetak lulusan yang diterima di PTLN, tetapi juga memastikan mereka pulang membawa ilmu terbaik untuk membangun Indonesia. Dukungan beasiswa ini akan sangat membantu kami memperkuat jaringan alumni global dan membuka lebih banyak pintu kesempatan bagi generasi mendatang,” ujar Hilal Najmi. Dukungan Komisi VIII DPR RI terhadap beasiswa PT LN ini diharapkan mampu mendorong peningkatan jumlah siswa madrasah yang melanjutkan studi di luar negeri, sekaligus menjadi bukti nyata pengakuan pemerintah terhadap kualitas pendidikan madrasah unggulan.

Berita Terkini

KAJIAN MEMPERINGATI HARI GURU DI INSAN CENDEKIA

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, seluruh civitas MAN Insan Cendekia Serpong—mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh siswa—berkumpul dalam sebuah majelis ilmu yang penuh kehangatan dan keberkahan. Diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Madrasah, Bapa Hilal Najmi dan sambutan dari perwakilan komite yang disampaikan oleh Bapa Bowo. Setelah itu, barulah acara inti yaitu kajian oleh Kyai Saifudin Zuhri yang memberikan nasehat yang mendalam tentang hakikat pendidikan, tanggung jawab seorang murid, serta kemuliaan seorang guru dalam membentuk generasi berilmu dan berakhlak. Dalam pemaparannya, Kyai Saifudin Zuhri menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berhenti pada penguasaan ilmu, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan adab. Karenanya, setiap elemen di lembaga pendidikan memiliki peran masing-masing agar ekosistem pendidikan berjalan seimbang. Siswa dan guru bukan hanya dua pihak yang saling berhadapan, tetapi dua pihak yang saling melengkapi. Kyai Saifudin Zuhri menegaskan bahwa seorang siswa harus membangun fondasi diri melalui tiga sifat utama: Berakal, Berakhlak dan Memiliki pemahaman yang baik. Selain berpesan untuk para siswa, Kyai Saifudin Zuhri juga memberikan nasihat khusus bagi para guru sebagai pilar utama pendidikan. Beliau menekankan tiga sifat utama yang harus dipegang oleh seorang pendidik yaitu Sabar, Tawadhu atau rendah hati dan berakhlak baik. Demikian kegiatan positif yang dilakukan dalam memperingati hari guru di MAN Insan Cendekia Serpong dan diikuti seluruh siswa, guru dan tenaga kependidikan. Semoga menjadi pengingat bersama bahwa pendidikan adalah kerja kolektif antara siswa dan guru yang dibangun atas dasar akhlak, kesabaran, dan kecintaan terhadap ilmu. MAN Insan Cendekia Serpong diharapkan terus melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga luhur dalam moral serta bijaksana dalam bertindak. Semoga nilai-nilai yang disampaikan dalam kajian ini mampu menguatkan langkah seluruh civitas dalam mewujudkan pendidikan yang berkarakter, beradab, dan berorientasi pada kemajuan bangsa.

Berita Terkini

ICARE 2025: EDUKASI, SOSIAL, DAN LINGKUNGAN UNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER POSITIF

Jakarta – Kegiatan sosial dan edukatif bertajuk ICARE 2025 sukses digelar dengan penuh keceriaan di MI Nurul Ikhlas Al Ayyubi. Program kolaboratif antara pihak sekolah dan OS Cendekia ini menjadi wujud nyata kepedulian di bidang pendidikan, sosial, dan lingkungan, sekaligus menekankan pentingnya pembentukan karakter bagi seluruh warga sekolah. ICARE sendiri merupakan akronim bermakna: Islam Care, Insan Cendekia Care, We Care. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pengalaman langsung yang positif dan bermakna bagi siswa. Kegiatan Interaktif dan Sesi Khusus Parenting Sejak pagi, suasana kegiatan berlangsung meriah dengan partisipasi aktif para siswa. Mereka antusias mengikuti berbagai games interaktif yang dirancang khusus untuk menumbuhkan kerja sama, kreativitas, kepercayaan diri, serta melatih kemampuan komunikasi. Semua aktivitas dikemas menyenangkan agar anak-anak dapat terlibat aktif, bebas mengekspresikan diri, dan merasakan pengalaman belajar yang hangat. Tak hanya untuk siswa, ICARE 2025 juga menghadirkan sesi Parenting untuk orang tua. Sesi ini dibawakan oleh pemateri Ibu Wiwin Setyawati, S.Psi., yang mengulas tuntas mengenai pentingnya pola asuh positif dan peran vital keluarga dalam membangun karakter. Sesi diskusi ini terasa hidup, di mana banyak orang tua terlibat aktif bertanya, berbagi pengalaman, dan berdialog secara terbuka tentang sinergi antara sekolah dan rumah dalam mendidik generasi berakhlak dan berprestasi. Aksi Nyata Peduli Lingkungan dan Literasi Di bidang lingkungan, peserta turut melakukan kegiatan Beautifikasi Perpustakaan sebagai upaya nyata mendukung budaya literasi di sekolah. Perpustakaan ditata ulang agar menjadi ruang belajar yang lebih nyaman, rapi, dan menarik. Selain itu, aksi peduli lingkungan juga diwujudkan melalui penambahan tempat sampah, merapikan halaman belakang, dan membersihkan area sekolah. Melalui aksi langsung ini, anak-anak dikenalkan pada nilai-nilai disiplin, kepedulian, dan tanggung jawab yang aplikatif. Puncak Kegiatan dan Harapan Berkelanjutan Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan donasi sebesar Rp 3.000.000, hasil dari penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas sosial. Donasi ini diserahkan kepada pihak sekolah untuk mendukung pengembangan fasilitas dan program pendidikan di MI Nurul Ikhlas Al Ayyubi. Ii Pebri Ramdhani, selaku Pembina OS Cendekia, menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya: “Saya merasa sangat berterima kasih kepada civitas MI Nurul Ikhlas Al Ayyubi atas kesempatan berharga untuk melaksanakan kegiatan ICARE 2025. Saya juga bangga kepada seluruh panitia ICARE dan pengurus OS Periode 2025/2026 yang telah bekerja keras, kompak, dan bersemangat. Semoga kegiatan ini terus membawa manfaat bagi banyak orang.” Senada dengan itu, Kepala Sekolah MI Nurul Ikhlas Al Ayyubi menambahkan apresiasi dan harapannya. Ia menekankan bahwa ICARE bukan sekadar acara seremonial, tetapi memiliki nilai pendidikan karakter yang tinggi. Sementara itu, Ketua Yayasan juga menyampaikan dukungan penuh: “Kami sangat menyambut baik kegiatan ICARE karena bukan hanya memberikan manfaat materi, tetapi juga mengajarkan nilai empati, tanggung jawab, dan solidaritas. Ini adalah bentuk pendidikan sesungguhnya.” Semoga kolaborasi positif antara MI Nurul Ikhlas Al Ayyubi dan OS Cendekia dapat terus berlanjut di masa depan.

Berita Terkini

PEMBINA ASRAMA MAN IC SERPONG IKUTI PELATIHAN METODE BELAJAR AL-QURAN

Serpong – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan dan pengajaran Al-Qur’an, empat pembina asrama dari lembaga pendidikan lokal berpartisipasi dalam pelatihan intensif Metode Yanbu’a. Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Ahad, 16 November 2025, ini bertempat di Pondok Pesantren Nurul Qur’an, Rumpin Bogor. Para pembina yang menjadi peserta pelatihan ini adalah Ust. Lukman, Usth. Resty, Usth. Dinil, dan Usth. Qiyan. Keikutsertaan mereka mencerminkan komitmen lembaga untuk membekali staf pengajar dengan metode pengajaran Al-Qur’an yang teruji dan efektif. Pelatihan ini secara spesifik bertujuan untuk memperkaya wawasan dan meningkatkan kompetensi para pembina dalam mengajarkan bacaan Al-Qur’an kepada para siswa. Metode Yanbu’a telah dikenal luas di kalangan institusi pendidikan Islam sebagai salah satu pendekatan pembelajaran membaca Al-Qur’an yang sangat sistematis, terstruktur, dan mudah dipahami. Dengan landasan metodologi yang kuat, pelatihan ini dipandang sebagai langkah krusial dalam menstandarisasi dan memperkuat fondasi pendidikan Al-Qur’an di lingkungan asrama. Materi Mendalam dan Praktik Langsung Selama sesi pelatihan, peserta disuguhi beragam materi yang mendalam dan komprehensif. Topik utama yang dibahas meliputi: Selain penyampaian materi, sesi interaktif seperti tanya jawab seputar ilmu Al-Qur’an turut memperdalam pemahaman peserta, memastikan mereka tidak hanya memahami metodologi, tetapi juga wawasan keilmuan yang melandasinya. Strategi Penerapan yang Matang Pelaksanaan pelatihan ini disambut baik oleh para pembina sebagai peluang emas untuk menginternalisasi dan mengimplementasikan Metode Yanbu’a dengan pendekatan yang lebih matang dan terarah. Setelah kembali dari pelatihan, para pembina diharapkan dapat menyusun strategi dan perencanaan yang tepat untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan. “Dengan perencanaan dan penyusunan strategi yang tepat, metode ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi para siswa,” ujar salah satu panitia penyelenggara. Pihak lembaga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pondok Pesantren Nurul Qur’an serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelatihan ini. Diharapkan, ilmu yang diperoleh para pembina tidak hanya meningkatkan kualitas pengajaran, tetapi juga membawa kebaikan dan keberkahan bagi seluruh peserta didik di asrama. Aamiin.

Scroll to Top