Berita Terkini

KAJIAN KITAB MALAM RABU

KAJIAN KITAB MALAM RABU Bidang Keasramaan MAN Insan Cendekia Serpong, setiap pekan mengadakan kajian kitab untuk siswa kelas X hingga kelas XII. Pada Selasa malam tanggal 13 Januari 2026, kajian kitab perdana diisi dengan pemaparan materi oleh Ustadz Pahrurroji, yang memberikan penjelasan mendalam dan penuh makna, sehingga suasana kajian berlangsung dengan tenang dan khidmat. Dalam kajiannya, Ustadz Pahrurroji menyampaikan materi tentang menyambut salah satu hari besar dan suci dalam Islam, yaitu peringatan Isra Mi’raj. Isra Mi’raj diyakini sebagai peristiwa agung ketika Nabi Muhammad SAW mengalami perjalanan luar biasa yang membuka pandangan beliau tanpa batas, hingga mampu bertemu dan menerima perintah langsung dari Allah SWT. Peristiwa ini menjadi bukti kemuliaan Nabi Muhammad SAW sebagai hamba pilihan Allah. Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukanlah peristiwa kebetulan, melainkan mengandung makna dan hikmah yang sangat dalam. Allah SWT memilih Nabi Muhammad SAW untuk melakukan Isra Mi’raj karena beliau adalah penerus sekaligus penyempurna risalah para nabi sebelumnya. Nabi Muhammad SAW diutus untuk memimpin, meluruskan, dan menyempurnakan ibadah umat manusia dari masa terdahulu hingga akhir zaman. Kajian ini diharapkan mampu menambah keimanan serta meningkatkan pemahaman para siswa terhadap nilai-nilai ibadah, khususnya shalat, yang menjadi inti dari peristiwa Isra Mi’raj

Berita Terkini

PERINGATAN HAB KE-80 DI MAN INSAN CENDEKIA SERPONG

Serpong – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia pada Sabtu (3/1/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di lapangan upacara MAN Insan Cendekia (IC) Serpong dan dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Peringatan tahun ini menunjukkan perubahan signifikan dalam hal atribut peserta. Berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 39 Tahun 2025, seluruh peserta upacara diwajibkan mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) berupa kemeja putih dan bawahan gelap. Kebijakan ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan pakaian adat. Penggunaan seragam PDH ini bertujuan menyampaikan pesan mengenai kesederhanaan serta kesiapan kerja jajaran birokrasi dalam melayani masyarakat. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan, Bapak H. Ahmad Rifaudin, bertindak langsung sebagai Pembina Upacara. Dalam arahannya, beliau memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai di lingkungan Kemenag Kota Tangerang Selatan atas kehadiran dan kedisiplinan mereka dalam mengikuti upacara tersebut. Dalam kesempatan yang sama, H. Ahmad Rifaudin membacakan amanat tertulis dari Menteri Agama Republik Indonesia, Bapak Nasaruddin Umar. Sesuai dengan tema resmi HAB ke-80, yakni “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, Menteri Agama menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dan meningkatkan koordinasi internal maupun eksternal demi kelancaran program pemerintah. Agenda puncak ini juga diisi dengan pemberian penghargaan negara berupa Satya Lencana Karya Satya. Penghargaan tersebut diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kota Tangerang Selatan yang telah mencapai masa bakti 10 tahun dan 20 tahun. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas loyalitas dan kinerja pegawai selama menjalankan tugas kedinasan. Seluruh rangkaian upacara di MAN IC Serpong berjalan dengan tertib dan lancar. Setelah prosesi upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah antara pimpinan dan staf di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan. Agenda peringatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh satuan kerja Kementerian Agama di Indonesia dengan jadwal mulai pukul 07.30 waktu setempat.

Berita Terkini

BEDAH BUKU BERSAMA PERPUSTAKAAN MAN IC SERPONG

Serpong – Mengisi hari-hari terakhir sebelum libur semester dengan kegiatan yang bermakna, Student Librarian Club (SLC) MAN Insan Cendekia Serpong sukses menggelar perhelatan literasi bergengsi bertajuk IDOL’25 (Iskandaria Dialogue of Literature). Bertempat di Perpustakaan MANICS Lantai 1 pada Kamis (11/12/2025), acara ini bukan sekadar diskusi biasa, melainkan ajang adu tajam pemikiran siswa dalam membedah karya sastra Indonesia. Benturan Nurani dan Kebebasan Tahun ini, IDOL’25 mengusung tema yang cukup filosofis: “Benturan Nurani dan Kebebasan Pribadi di Lembaran Roman Indonesia.” Dengan dukungan penuh dari Kopinma, SLC berupaya mengajak para siswa untuk tidak hanya menjadi pembaca pasif, tetapi juga pemikir kritis yang mampu menganalisis dilema moral dalam sebuah karya. Sengitnya Debat Sastra Kegiatan yang berlangsung dari pukul 12.20 hingga 15.00 WIB ini terbagi ke dalam dua sesi perdebatan yang intens: Apresiasi untuk Para Literator Muda Puncak acara ditutup dengan sesi Awarding yang dipandu langsung oleh Bapak Muhamad Syahril, M.Pd., selaku Guru Bahasa Indonesia sekaligus Dewan Juri. Beliau memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan dan ketajaman argumentasi yang ditunjukkan oleh seluruh tim. “Kegiatan ini menjadi ruang dialog yang melatih keberanian berpendapat sekaligus memupuk kecintaan mendalam terhadap sastra nasional,” ujar salah satu panitia SLC. IDOL’25 menjadi penutup semester yang manis sekaligus reflektif. Melalui kegiatan ini, SLC membuktikan bahwa literasi bisa dikemas dengan cara yang seru, menantang, dan penuh makna sebelum para siswa menikmati masa libur mereka.

Renungan

Hikmah di Balik Jalanan yang Macet

                        Kemacetan sering kali menjadi momen yang membuat siapa pun merasa kesal, lelah, dan tak jarang kehilangan kesabaran. Namun, jika kita berhenti sejenak dan memandangnya dari sudut yang berbeda, jalanan yang macet sebenarnya menyimpan banyak hikmah yang dapat dipetik untuk kehidupan. Dalam keadaan macet, kendaraan memang bergerak perlahan, bahkan terkadang berhenti total. Namun satu hal yang pasti: kita tetap harus jalan. Ada dorongan alami untuk terus maju meskipun geraknya sangat lambat. Begitulah hidup. Ada fase-fase ketika langkah kita tersendat, rencana tertunda, atau harapan terasa jauh. Tetapi seperti pengendara yang tetap melaju di antara deretan kendaraan, kita pun harus terus mencari jalan, menemukan celah, dan bergerak setahap demi setahap hingga akhirnya sampai pada tujuan. Kemacetan juga memberi ruang untuk belajar sabar. Kita diajak untuk menahan diri dari keluhan, mengelola emosi, dan menerima keadaan apa adanya. Dalam jeda itu, kita bisa belajar ikhlas, memahami bahwa tidak semua hal bisa berjalan sesuai keinginan. Terkadang hidup memaksa kita berhenti, bukan untuk menghentikan perjalanan, tetapi agar kita bisa melihat sekitar, menyadari banyak hal kecil yang sering terlupakan saat jalan lengang. Di tengah hiruk pikuk kendaraan, kita pun belajar memahami sesama. Setiap pengendara memiliki tujuan, urgensi, dan cerita yang berbeda. Ada yang sedang mengejar waktu, ada yang ingin cepat pulang, ada pula yang hanya ingin sampai dengan selamat. Kesadaran ini mengajarkan empati: bahwa di jalur kehidupan, kita tidak berjalan sendiri. Kita berbagi jalan, berbagi ruang, dan berbagi kesulitan. Pada akhirnya, kemacetan bukan hanya soal menumpuknya kendaraan, tetapi juga momentum untuk memperlambat langkah, mengatur ulang hati, dan menyadari bahwa perjalanan menuju tujuan baik cepat atau lambat tetap bernilai. Sebab yang terpenting bukan hanya sampai, tetapi bagaimana kita menjalani prosesnya.-Az-

Berita Terkini

PELANTIKAN PENEGAK LAKSANA GUGUS DEPAN HABIBIE–AINUN MAN INSAN CENDEKIA SERPONG

Serpong, 10 Desember 2025. Gugus Depan Habibie–Ainun 02.061 dan 02.062 MAN Insan Cendekia Serpong resmi melantik 23 anggota Penegak Laksana, yang terdiri dari 6 Penegak Laksana putra dan 17 Penegak Laksana putri. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pembinaan kepemimpinan dan karakter generasi muda di lingkungan madrasah. Upacara pelantikan berlangsung khidmat di gedung PPT MAN Insan Cendekia Serpong, dipimpin oleh Kakak Ketua Gudep. Para calon Penegak Laksana sebelumnya telah melewati serangkaian tahapan pembinaan, penugasan, dan ujian kecakapan yang dirancang untuk mengukur kemampuan kepemimpinan, kedisiplinan, keterampilan kepramukaan, serta tanggung jawab sosial. Dalam amanatnya, Ka Gudep menyampaikan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir dari proses pembinaan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. “Penegak Laksana harus mampu menjadi teladan, bukan hanya dalam barisan Pramuka, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di madrasah dan masyarakat. Gelar ini adalah kehormatan sekaligus panggilan untuk berkontribusi lebih,”* ujarnya. Prosesi pelantikan dilakukan dengan pengucapan ulang Trisatya, pemasangan tanda laksana, serta penandatanganan berita acara sebagai simbol telah resminya para penegak memasuki tahap lanjutan dalam perjalanan kepramukaan mereka. Para peserta yang dilantik mengungkapkan rasa bangga dan haru atas capaian tersebut. Mereka berkomitmen untuk terus mengembangkan keterampilan dan memberikan kontribusi positif bagi ambalan dan madrasah. Kegiatan pelantikan diakhiri dengan sesi foto bersama dan ucapan selamat dari para pembina serta teman-teman ambalan. Dengan dilantiknya 23 Penegak Laksana ini, Gugus Depan Habibie–Ainun berharap dapat semakin memperkuat semangat kepramukaan yang berkarakter, berintegritas, dan berdaya guna bagi masyarakat.

Berita Terkini

SEPAK TERJANG KALYCA, PERAIH JUARA 1 DEBAT BAHASA INGGRIS NASIONAL

Alhamdulillah, Provinsi Banten meraih juara 1 Lomba Debat Nasional (National Schools Debating Championship) yang diadakan di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, minggu lalu. Tim Banten diwakili oleh Kalyca Najla Manggala, siswa kelas XII MAN ICS,  Abyan Zaki Dildar Harahap, siswa SMAN 2 Tangsel dan Sean Levi Danuseputra, siswa UPH. Raihan ini tentunya menambah kebanggaan dan prestasi MAN ICS di tahun 2025. Dalam kesempatan ini, izinkan kami membahas sepak terjang Kalyca dalam debat yang diadakan oleh Puspresnas (Pusat Prestasi Nasional). Kalyca Najla Manggala sudah mulai terjun di dunia debat Bahasa Inggris sejak September 2023. Dia sangat semangat setiap kali berlatih. Itu dilakukan untuk memperlancar dan  mempertajam kemampuan berfikir dan berbicara. Untuk lomba debat 2025, dia sudah mempersiapkan diri sejak awal tahun, dan sebagai informasi, pada tahun sebelumnya, Kalyca sudah pernah mengikuti lomba serupa namun tidak sampai menjadi juara nasional. Pada tahun ini, tim debat MAN ICS untuk Kota Tangerang Selatan, diwakilkan oleh Kalyca, Rizky Alifian, dan Sachio. Dalam pembinaan yang didampingi oleh Ibu Gustinefa, salah satu guru Bahasa Inggris di MAN ICS, mereka menggunakan kegiatan daring dan luring. Itu merupakan kombinasi antara mempelajari ilmu dari pelatih, sparring friendly match dengan tim lain, dan latihan mandiri yang biasanya lakukan setiap hari. Sehari hari mereka dihadapkan pada beragam mosi, contohnya politik, hubungan internasional, pendidikan, lingkungan dan budaya. Alhamdulillah kerja keras yang dilakukan berbuah hasil. Untuk lomba debat tingkat kota Tangsel, Kalyca terpilih sebagai salah satu wakil untuk  tingkat propinsi. Tiga pembicara terbaik yg mewakili kota Tangsel ke tingkat provinsi adalah Kalyca, Abyan (SMAN 2 Tangsel), dan Warren (SMAN2 Tangsel). Setelah bertarung di tingkat propinsi, prestasi Kalyca terus menanjak, dia terpilih menjadi salah satu wakil provinsi Banten untuk tingkat nasional, bersama dua rekan Provinsi Banten lainnya, Abyan (SMAN2 Tangsel) dan Sean Levi (SPH). Di tingkat nasional, Alhamdulillah tim debat Provinsi Banten, meraih juara 1 dan Kalyca mendapat kesempatan untuk mengikuti seleksi debat tingkat internasional, World School Debating Championship tahun 2026, yang akan dilaksanakan mulai 7 Desember 2025. Barakallah Demikian, sekilas sepak terjang Kalyca dalam even debat nasional. Semoga Kalyca terpilih mewakili Indonesia dalam debat internasional tahun depan. Aamiin

Berita Terkini

KILAU PRESTASI DI KANCER NASIONAL: MAN IC SERPONG DINOBATKAN SEBAGAI RAJA SAINS OMI 2025

Tangerang Selatan – Panggung Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 bidang Sains telah menemukan juaranya. Dalam kompetisi yang mempertemukan talenta-talenta terbaik Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Indonesia, MAN Insan Cendekia Serpong berhasil mengukuhkan dominasinya dan menyabet gelar sebagai Madrasah Peraih Medali Terbanyak Nasional. MAN IC Serpong memimpin klasemen dengan perolehan fantastis, mengumpulkan total 9 medali, yang terdiri dari 8 Medali Emas dan 1 Medali Perunggu. Prestasi ini sekaligus menempatkan MAN IC Serpong di puncak daftar TOP 10 OMI Bidang Sains 2025. Daftar TOP 10 OMI Bidang Sains SMA/MA Tingkat Nasional 2025 Kata Mereka: Dedikasi yang Membuahkan Hasil Keberhasilan luar biasa ini tak lepas dari etos kerja keras yang ditanamkan di MAN IC Serpong. Kepala Madrasah, Bapak Dr. Hilal Najmi, menyampaikan rasa syukur dan bangganya. “Alhamdulillah, ini adalah buah dari kolaborasi, dedikasi guru, dan semangat juang yang tak pernah padam dari anak-anak kami. Delapan emas adalah bukti bahwa kurikulum berbasis riset dan pembinaan intensif yang kami terapkan berjalan optimal. Kami tidak hanya mencetak juara, tetapi juga calon ilmuwan yang berakhlak dan siap berkontribusi untuk negeri,” ujar Hilal Najmi dengan penuh haru. Dua bintang yang menyumbang medali emas, Sarah Risda (peraih emas Bidang Biologi) dan Faris(peraih emas Bidang Fisika), berbagi kisah inspiratif di balik kesuksesan mereka. “Alhamdulillah, di tahun ini saya bisa meraih medali emas, setelah melalui lika-liku panjang dari babak kota, provinsi, hingga nasional. Di ajang OMI saya belajar bahwa doa dan ketekunan adalah kunci dalam meraih prestasi. Terima kasih kepada bapak-ibu guru yang sudah membimbing dan mendukung saya hingga di titik ini, terima kasih juga kepada keluarga dan teman-teman yang tak pernah lelah mendukung dan mendoakan. Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman lainnya untuk terus berjuang menggapai impian,” tutur Sarah dengan penuh bangga. Sementara itu, Faris (Peraih Emas Fisika) menyoroti pentingnya rasa ingin tahu yang tinggi. “OMI 2025 memberikan saya sebuah petualangan yang tidak akan saya lupakan tentang arti dari kerja kera dan rasa inigin tahu yang tinggi. Alhamdulillah, setelah gagal pada tahun lalu saya bisa mendapatkan medali emas pada OMI 2025. Terima kasih saya ucapkan kepada orang tua, madrasah, guru-guru yang telah mendukung saya dan tim OMI IC Serpong,” ungkap Faris. Inspirasi untuk Madrasah Indonesia Prestasi gemilang MAN IC Serpong dalam OMI 2025 ini menjadi penanda bahwa madrasah di Indonesia kini menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi emas di bidang Sains. Keberhasilan ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan dari ekosistem pendidikan yang unggul, berdaya saing, dan inspiratif. Kini, sorotan tertuju pada para juara ini. Semangat mereka membuktikan bahwa dengan tekad, pembinaan yang tepat, dan keyakinan, impian untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi bukanlah hal yang mustahil. Selamat untuk MAN IC Serpong dan seluruh madrasah yang telah berjuang!

Berita Terkini

KOMISI VIII DPR RI DUKUNG PENUH REVITALISASI ASRAMA DAN BANGUNAN MAN IC SERPONG

Serpong, Kota Tangsel – Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memberikan sinyal kuat dukungan terhadap upaya revitalisasi asrama dan bangunan di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Serpong. Dukungan ini muncul sejalan dengan pengakuan atas keunggulan dan prestasi madrasah tersebut di kancah nasional maupun internasional. Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, menegaskan bahwa infrastruktur yang memadai adalah elemen krusial dalam menopang keberlanjutan prestasi. “Kami telah melihat langsung capaian luar biasa MAN IC Serpong, termasuk gelar Jawara OMI Sains 2025. Prestasi semacam ini harus didukung dengan fasilitas yang ideal. Oleh karena itu, Komisi VIII berkomitmen untuk mendukung penuh rencana revitalisasi asrama dan bangunan sekolah. Siswa-siswa unggul berhak mendapatkan lingkungan belajar dan tinggal yang nyaman, modern, dan kondusif untuk memaksimalkan potensi mereka,” ujar H. Marwan Dasopang. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat peremajaan fasilitas yang sudah termakan usia, sehingga seluruh kompleks MAN IC Serpong, khususnya asrama sebagai pusat pembinaan karakter dan akademi siswa, dapat berfungsi optimal. Rencana revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama Republik Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana madrasah unggulan. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, menyambut baik respons positif dari Komisi VIII. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan konkret dari Komisi VIII DPR RI. Revitalisasi MAN IC Serpong, khususnya asrama, adalah prioritas. Asrama bukan sekadar tempat tidur, melainkan laboratorium pembinaan karakter dan interaksi ilmiah siswa. Dengan dukungan ini, kami berharap proses penganggaran dan pengerjaan dapat berjalan lancar, memastikan MAN IC Serpong terus menjadi institusi pendidikan yang mampu bersaing di tingkat global dengan fasilitas yang juga bertaraf internasional,” jelas Prof. Nyayu Khodijah. Dukungan Komisi VIII ini menjadi angin segar bagi upaya Kemenag dalam menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif, sekaligus menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan madrasah adalah agenda bersama antara pemerintah dan legislatif.

Berita Terkini

KETUA KOMISI VIII DPR RI AKUI KEUNGGULAN MAN IC SERPONG

Tangerang Selatan – Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Serpong kembali mendapat pengakuan prestisius. Kali ini, pujian datang langsung dari Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), H. Marwan Dasopang, yang menyoroti sejumlah keunggulan MAN IC Serpong, mulai dari prestasi akademik hingga pembentukan karakter siswa. Dalam Kunjungan Kerja Spesifik pada Rabu, 26 November 2025 , H. Marwan Dasopang mengakui bahwa MAN IC Serpong telah membuktikan diri sebagai model pendidikan madrasah unggulan. “Kami di Komisi VIII DPR RI sangat mengapresiasi capaian luar biasa MAN IC Serpong. Keunggulannya tidak hanya terbatas pada skala nasional, tetapi sudah merambah kancah internasional. Khususnya, status mereka sebagai Jawara OMI Sains 2025 dengan perolehan medali yang dominan, jelas menunjukkan kualitas SDM dan sistem pengajaran yang superior,” ujar H. Marwan Dasopang. Beliau juga menambahkan bahwa indikator keberhasilan MAN IC Serpong tidak hanya dilihat dari raihan kompetisi, tetapi juga dari serapan lulusannya. “Mayoritas lulusan MAN IC Serpong berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terbaik, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, pola pembinaan karakter siswa yang diterapkan di sini, yang menggabungkan kecerdasan intelektual dan spiritual, dinilai sangat efektif dalam melahirkan pemimpin masa depan yang utuh,” tegasnya. Pengakuan ini disambut baik oleh jajaran Kementerian Agama. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, menyampaikan bahwa MAN IC Serpong adalah bukti nyata keberhasilan program madrasah unggulan. “Kami bangga MAN IC Serpong menjadi benchmark bagi madrasah lain di Indonesia. Keberhasilan ini adalah hasil dari komitmen Kementerian Agama dalam memberikan fasilitas terbaik dan membangun ekosistem pendidikan yang holistik. Pengakuan dari Komisi VIII DPR RI ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas model MAN IC agar dapat menjangkau lebih banyak anak bangsa,” kata Prof. Nyayu Khodijah. Menanggapi apresiasi dari Ketua Komisi VIII DPR RI, Kepala MAN IC Serpong, Dr. Hilal Najmi, menyatakan rasa terima kasihnya sekaligus menegaskan komitmen madrasah. “Kami bersyukur atas perhatian dan pengakuan dari Bapak Ketua Komisi VIII DPR RI. Prestasi OMI Sains 2025 adalah cerminan dari semangat ‘Ilmu’ yang kami kobarkan. Namun, yang terpenting adalah bagaimana kami memastikan setiap lulusan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Islam yang kuat dan siap menjadi agen perubahan positif di masyarakat. Kami akan terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan standar keunggulan ini,” tutup Dr. Hilal Najmi. Pengakuan dari legislatif ini semakin memperkuat posisi MAN IC Serpong sebagai institusi pendidikan madrasah terkemuka yang berhasil menyeimbangkan antara prestasi sains global dan pembinaan karakter bangsa.

Berita Terkini

APRESIASI SISWA BERPRESTASI, KOMISI VIII DPR RI DUKUNG BEASISWA PERGURUAN TINGGI LUAR NEGERI

Serpong, 26/11/2025 – Setelah memberikan dukungan terhadap revitalisasi infrastruktur, Komisi VIII DPR RI melanjutkan apresiasi mereka kepada MAN Insan Cendekia Serpong dengan menyatakan dukungan terhadap program beasiswa bagi lulusan yang diterima di Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN). Keputusan ini didasari tingginya kualitas dan serapan lulusan madrasah tersebut di universitas-universitas kelas dunia. Berdasarkan data sebaran alumni lulusan tahun 2023, 2024, dan 2025 yang diterima di PTLN, terlihat sejumlah nama besar universitas global menjadi tujuan utama. Beberapa di antaranya meliputi KAIST (Korea), NTU (Taiwan), UEA, Mazhar (Abu Dhabi), Ritsumeikan APU (Jepang), University of Manchester (UK), UCL (Canada), The University of Edinburgh (UK), Istanbul Technical University (Turkey). Data ini membuktikan bahwa MAN IC Serpong telah menjadi pemasok talenta unggul ke kancah pendidikan tinggi internasional. Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, menegaskan bahwa dukungan terhadap beasiswa ini merupakan investasi jangka panjang negara dalam sumber daya manusia. “Komisi VIII sangat terkesan dengan sebaran lulusan MAN IC Serpong yang berhasil menembus PT LN yang sangat kompetitif. Ini menunjukkan kualitas pendidikan kita mampu bersaing global. Kami akan berupaya mendorong dan mendukung alokasi anggaran, terutama melalui Kementerian Agama, untuk memberikan beasiswa penuh atau pendanaan parsial bagi para siswa berprestasi ini. Mereka adalah aset negara, dan kita harus pastikan kendala finansial tidak menghambat langkah mereka menimba ilmu di pusat-pusat peradaban dunia,” tegas H. Marwan Dasopang. Dukungan dari Komisi VIII ini disambut antusias oleh pihak madrasah. Kepala MAN IC Serpong, Dr. Hilal Najmi, menyampaikan bahwa beasiswa merupakan kunci untuk mempertahankan motivasi siswa. “Kami berterima kasih atas perhatian luar biasa dari Bapak Ketua Komisi VIII dan seluruh jajaran. Beasiswa PTLN ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi apresiasi konkret yang akan memacu semangat adik-adik kelas mereka. Target kami tidak hanya mencetak lulusan yang diterima di PTLN, tetapi juga memastikan mereka pulang membawa ilmu terbaik untuk membangun Indonesia. Dukungan beasiswa ini akan sangat membantu kami memperkuat jaringan alumni global dan membuka lebih banyak pintu kesempatan bagi generasi mendatang,” ujar Hilal Najmi. Dukungan Komisi VIII DPR RI terhadap beasiswa PT LN ini diharapkan mampu mendorong peningkatan jumlah siswa madrasah yang melanjutkan studi di luar negeri, sekaligus menjadi bukti nyata pengakuan pemerintah terhadap kualitas pendidikan madrasah unggulan.

Scroll to Top