Berita Terkini

LDK SISWA KELAS XI MAN ICS

SERPONG – Sebanyak ratusan siswa kelas XI Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong bertolak ke Bogor, Jawa Barat, pada hari ini, Kamis (23/10/2025). Keberangkatan ini adalah untuk mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh. Kegiatan ini merupakan program wajib dari Bidang Kesiswaan MAN Insan Cendekia Serpong yang dirancang sebagai pembekalan fundamental kepemimpinan dan manajemen organisasi. LDK ini memiliki urgensi khusus, sebab pelaksanaannya merupakan tindak lanjut pasca pelantikan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Permusyawaratan Siswa (MPS) periode 2025-2026. Seperti diketahui, angkatan kelas XI saat ini memegang tongkat estafet kepemimpinan di madrasah. Amanah kepengurusan baru tersebut secara resmi telah dilantik pada upacara bendera 17 Agustus 2025 lalu. Tongkat estafet Ketua OSIS diserahkan dari Zulfan (angkatan sebelumnya) kepada Tubagus Barra, siswa kelas XI-3. Sementara itu, posisi Ketua MPS beralih dari Dennis kepada Bara Fathoni, siswa kelas XI-6. LDK ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi mereka dalam menjalankan amanah selama satu tahun ke depan. Kegiatan LDK akan dilaksanakan hingga esok hari, Jumat (24/10/2025). Untuk memastikan efektivitas pelatihan, pihak madrasah menggandeng tim profesional dari Bee White Management sebagai fasilitator dan pelatih utama. Selama proses pelatihan, para siswa akan tetap berada dalam pengawasan dan pendampingan dari beberapa Bapak dan Ibu Tenaga Pendidik serta Kependidikan MAN Insan Cendekia Serpong. Mengusung konsep pelatihan outdoor, para siswa akan ditempa dalam suasana pegunungan Bogor yang sejuk dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Model pelatihan ini dipilih untuk membangun ketahanan mental dan fisik peserta. Selama dua hari, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga langsung mempraktikkan berbagai keterampilan esensial. Agenda kegiatan mencakup pelatihan mendirikan tenda, pengenalan teknik dasar bertahan hidup (survival skills), serta berbagai simulasi permainan yang dirancang untuk melatih kerja tim (team building). Fokus utama pelatihan ini adalah menguatkan internal organisasi dan membangun kekompakan (solidaritas) antar sesama anggota angkatan. Melalui serangkaian pelatihan intensif ini, pihak madrasah berharap akan lahir pemimpin-pemimpin yang tangguh, adaptif, dan memiliki rasa kebersamaan yang tinggi. Diharapkan, ilmu yang didapat tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan diri masing-masing individu, tetapi juga dapat diaplikasikan secara nyata untuk meningkatkan kinerja OSIS dan MPS. Pada akhirnya, tujuan besar dari LDK ini adalah agar kepengurusan baru dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan, baik bagi lingkungan siswa pada khususnya maupun bagi kemajuan MAN Insan Cendekia Serpong pada umumnya.

Berita Terkini

KLUB BIDANG STUDI (KBS), PENCETAK PARA MEDALIS

Klub bidang Studi atau biasa disebut KBS adalah salah satu kegiatan ekstra kurikuler yang ada di MAN Insan Cendekia Serpong. Klub ini merupakan pondasi dari para medalis mendapatkan ilmunya yang kemudian digunakan untuk berkompetisi atau berlomba di berbagai bidang, termasuk di dalamnya Olimpiade Sains (OS) dan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). KBS dikelola oleh bidang kesiswaan yang saat ini dijabat oleh Bapak Erwin Supriatna. Setiap hari Kamis, para siswa yang terdaftar berkumpul untuk belajar dan membahas beragam materi yang disajikan oleh para instruktur, yaitu para guru mata pelajaran. Mereka berkumpul berdasarkan bidang yang dipelajari. Ada sembilan bidang mata pelajaran yang terbuka kelasnya yaitu matematika, kimia, fisika, biologi, geografi, informatika, kebumian, ekonomi, dan astronomi. Kegiatan KBS ini berlangsung sepanjang tahun, dimulai dari proses seleksi, kemudian pengenalan, dan dilanjutkan dengan sesi pembelajaran. Untuk menghadapi lomba seperti OS atau OMI, diadakan seleksi untuk ditentukan siswa yang menjadi perwakilan. Siswa ini kemudian masuk ke dalam sebuah pemusatan latihan, yang disebut Bimtek atau Bimbingan Teknik. Mereka ditempa untuk waktu yang cukup lama, beberapa minggu atau sebulan penuh. Dalam pemusatan itu, pihak kesiswaan mengundang nara sumber spesial dari luar kampus, untuk memberikan materi yang lebih dalam dan lebih luas. Alhamdulillah sejauh ini para peserta KBS dari tahun ke tahun sudah meraih ratusan lebih medali yang dipersembahkan bukan hanya untuk mereka pribadi tetapi juga kepada madrasah, bangsa, dan negara. Di antara mereka banyak yang berhasil melaju ke tingkat internasional dan menjadi yang terbaik. Dari klub kecil di madrasah membawa mereka ke berbagai belahan dunia untuk menjadi juara.  InsyaAllah memberikan berkah untuk kita semua.

Berita Terkini

PROGRAM PEMBINAAN IMAM SHALAT

Program pembinaan imam salat merupakan kegiatan bidang keasramaan di MAN Insan Cendekia Serpong yang dirancang dengan tujuan untuk membina imam yang memahami hukum bacaan Al Quran dan adab dalam memimpin salat. Peserta program ini umumnya telah melalui tahap seleksi sehingga yang terpilih adalah calon imam dengan kemampuan dasar yang baik. Pembinaan kemudian difokuskan pada pendalaman bacaan Al-Qur’an dengan mempelajari tujuh qira’at serta memperdalam hukum tajwid. Tujuannya agar imam memiliki kualitas bacaan yang benar, indah, dan sesuai dengan kaidah yang telah ditetapkan para ulama. Kegiatan ini dibimbing oleh Ustadz Mubassyir. Para imam shalat ini dikenalkan dengan bacaan riwayat hafs dari imam Ashim. Fokusnya pada bab Mad asli, mad far’i dan dengung. Selain itu, diberikan juga penguatan cara baca, menentukan nagham dan nada disertai contohnya untuk diaplikasikan dalam menjadi imam. Pada pertemuan ini, surat yang dijadikan fokus pembahasan adalah surat Al Fatihah. Tahap akhir dari pembinaan ini nantinya juga pada penguatan hafalan dan kelancaran dalam membaca tanpa terbata-bata. Para peserta didorong untuk memperbanyak muraja’ah (mengulang hafalan), memperbaiki pengucapan, serta mengatur pernapasan agar bacaan tetap stabil saat memimpin salat berjamaah. Dengan pembinaan yang komprehensif ini, diharapkan lahir para imam yang mutqin (kuat hafalannya), benar bacaannya, dan berwibawa dalam memimpin ibadah. Program ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi imam muda yang berilmu, berakhlak, serta mampu menjadi teladan bagi jamaah di lingkungan sekolah dan diharapkan nantinya siap terjun di masyarakat.

Prestasi

PRESTASI GEMILANG, SISWA MAN INSAN CENDEKIA SERPONG BORONG 12 MEDALI DI OSN 2025

MALANG – Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong kembali menorehkan prestasi membanggakan di panggung nasional. Dalam ajang bergengsi Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang pada 6-11 Oktober, delegasi madrasah tersebut berhasil membawa pulang total 12 penghargaan, terdiri dari 1 medali emas, 6 perak, 3 perunggu, dan 2 Honorable Mention. Medali emas dipersembahkan oleh Muhammad Arya Razan dari cabang Kimia, yang berhasil menunjukkan keunggulannya di antara para talenta sains terbaik dari seluruh Indonesia. Keberhasilan ini mengukuhkan reputasi MAN Insan Cendekia Serpong sebagai salah satu institusi pendidikan pencetak generasi unggul di bidang sains dan teknologi. Keberhasilan delegasi MAN Insan Cendekia Serpong merupakan buah kerja keras kolektif. Medali perak diraih oleh Hilmy Lazuardy (Fisika), Faris Patria (Fisika), Nabila Hayyu (Biologi), Kevin Narendra (Astronomi), Muhammad Ihsan (Kebumian), dan Ahmad Rabbani (Geografi). Sementara itu, medali perunggu disumbangkan oleh Ratu Utami (Biologi), serta Decozaki dan Ratih Rahmaningsih dari cabang Ekonomi. Akmal Latif (Kebumian) dan Hakim Hadiandaru (Geografi) meraih penghargaan Honorable Mention. Selain mereka yang berhasil meraih medali dan penghargaan, masih ada para finalis, yaitu M. Zulfan (informatika), Khairunnisa Athifah (informatika), Panduaji (astronomi), dan Hangga Arya (kimia) Pada acara penutupan OSN 2025 yang berlangsung di UMM Dome, Sabtu (11/10) malam, Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta. “Sebanyak 540 siswa dari seluruh Indonesia sudah berkompetisi dengan baik, memberikan upaya terbesar yang bisa dilakukan di masing-masing mata pelajaran, mulai dari matematika, fisika, kimia, hingga geografi,” ujarnya. Maria menjelaskan bahwa proses penjurian berlangsung ketat dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Para juri tidak hanya menilai ketepatan dan keakuratan jawaban, tetapi juga kreativitas, orisinalitas penyelesaian masalah, serta kemampuan analisis dan sintesis. Selain itu, aspek karakter seperti kedisiplinan, kejujuran, dan sportivitas menjadi poin penilaian penting. “Selamat kepada para juara. OSN ini sangat bermanfaat, khususnya dalam upaya pengembangan talenta unggul Indonesia. Nantinya para juara akan dibina lebih lanjut dan menjadi perwakilan Indonesia untuk bersaing di kancah internasional,” tambah Maria. Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat dan motivasi bagi seluruh sivitas akademika MAN Insan Cendekia Serpong untuk terus mengukir prestasi di masa mendatang.

Berita Terkini

15 Siswa MAN Insan Cendekia Serpong Raih Tingkat Tertinggi Pramuka Garuda

Serpong – Gerakan Pramuka di Tangerang Selatan mencetak teladan baru. Sebanyak 15 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong resmi dilantik sebagai Pramuka Garuda, tingkatan tertinggi dalam setiap golongan Pramuka, pada Minggu (12/10/2025). Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ka Mabicab Gerakan Pramuka Tangerang Selatan, yang juga Wali Kota, Bapak Benyamin, berlangsung khidmat di Kodiklat, Kawasan Tandon, Tangerang Selatan. Pramuka Garuda adalah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada anggota yang telah menunjukkan kecakapan, dedikasi, dan teladan paling utama di golongannya (Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega). Untuk mencapai gelar ini, seorang Pramuka harus menyelesaikan Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan melalui proses seleksi ketat yang meliputi uji mental, wawancara, dan penilaian keterampilan. Lima belas siswa berprestasi tersebut adalah Ratih Rahmahningsih, Iftari Wenonga Ganistri, Nisrina Aristi Yafilia Julianti, Yuana Mutiara Zahra, Muhammad Ahsan, Zidny Ilma Buthimaar, R. Zalfa Nazryal Kahfi, Umi Syifa, Zahra Ayu Dermawan, Arifa Muzaimatun Nisa, Dimas Pamungkas Mulyono, Rakanda Dyar Setiawan, Galvin Erdy Nozdario, Raisa Khadijah, dan Muhammad Nabil Arhaburrizqi. Momen haru terjadi saat pengalungan penghargaan, di mana kehormatan tersebut dilakukan langsung oleh orang tua/wali dari masing-masing Pramuka Garuda. Khusus untuk anggota Gudep Ainun-Habibie, pengalungan dilakukan oleh ayah bunda Zahra Ayu dan Gavin sebagai perwakilan. “Pramuka Garuda MAN Insan Cendekia Serpong ini diharapkan akan menjadi pelopor keteladanan baik saat ini maupun di masa depan,” ungkap Kak Sartini S., salah satu pembina, usai acara pelantikan. Harapan besar ini menjadi penekanan bahwa predikat tertinggi kepramukaan tersebut harus diiringi dengan tanggung jawab moral untuk menjadi panutan di tengah masyarakat.

Berita Terkini

SISWA MAN IC SERPONG JELAJAHI KEARIFAN LOKAL BADUY DALAM PEMBELAJARAN LAPANGAN SOSIOLOGI

Sebanyak 40 siswa kelas XII MAN Insan Cendekia Serpong peminatan mata pelajaran Sosiologi, bersama 5 guru pendamping, melaksanakan kegiatan pembelajaran lapangan ke wilayah Baduy, pada Jumat–Sabtu, 10–11 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman siswa terhadap masyarakat adat dan kearifan lokal secara langsung di lapangan. Rombongan berangkat dari kampus MAN IC Serpong pada Jumat sore pukul 16.00 dan tiba di Terminal Ciboleger, Kabupaten Lebak, Banten sekitar pukul 19.30. Setelah beristirahat sejenak, para peserta menginap di Kampung Kaduketuk, wilayah Baduy Luar, sebagai tempat persiapan menuju kegiatan utama keesokan harinya. Pada Sabtu pagi pukul 06.30, seluruh peserta memulai perjalanan kaki menuju Kampung Cibeo, wilayah Baduy Dalam, yang dikenal sebagai pusat kehidupan masyarakat adat Baduy. Perjalanan pulang-pergi menempuh waktu sekitar 8 jam, melewati jalur perbukitan, hutan, dan sungai yang masih alami. Selama kegiatan, para siswa belajar langsung dari masyarakat Baduy mengenai sistem sosial, nilai-nilai adat, serta bentuk kearifan lokal yang menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian alam dan harmoni sosial. Mereka juga menikmati keindahan alam perbukitan Baduy, sekaligus merenungkan makna hidup sederhana yang dipegang teguh oleh masyarakat adat setempat. Guru Sosiologi MAN IC Serpong, Tri Haryanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar wisata edukatif, tetapi juga pembentukan karakter.  “Selain belajar tentang budaya dan kearifan lokal masyarakat Baduy, para siswa juga telah membuktikan dirinya kuat dan tangguh. Mereka mampu berjalan kaki selama delapan jam menempuh jalur Baduy Dalam dengan semangat luar biasa,” ujar Tri Haryanto. Hal senada disampaikan oleh Andrian Priantoro, guru Pendidikan Jasmani sekaligus Wakil Kepala Madrasah bidang Sarana dan Prasarana, yang turut mendampingi kegiatan ini.  “Fisik siswa-siswa IC luar biasa. Ini bukti bahwa siswa MAN IC Serpong bukan hanya hebat secara intelektual, tetapi juga memiliki mental dan fisik yang kuat. Kegiatan seperti ini menunjukkan keseimbangan antara kecerdasan akademik dan ketangguhan karakter,” ungkapnya. Kegiatan pembelajaran lapangan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang tidak hanya memperkaya wawasan akademik siswa, tetapi juga menumbuhkan rasa empati, tanggung jawab, dan cinta terhadap budaya Indonesia.

Berita Terkini

MAN INSAN CENDEKIA SERPONG BORONG 10 MEDALI DI OSN 2025

MALANG – Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong kembali menorehkan prestasi membanggakan di panggung nasional. Dalam ajang bergengsi Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang pada 6-11 Oktober, delegasi madrasah tersebut berhasil membawa pulang total 12 penghargaan, terdiri dari 1 medali emas, 6 perak, 3 perunggu, dan 2 Honorable Mention. Medali emas dipersembahkan oleh Muhammad Arya Razan dari cabang Kimia, yang berhasil menunjukkan keunggulannya di antara para talenta sains terbaik dari seluruh Indonesia. Keberhasilan ini mengukuhkan reputasi MAN Insan Cendekia Serpong sebagai salah satu institusi pendidikan pencetak generasi unggul di bidang sains dan teknologi. Keberhasilan delegasi MAN Insan Cendekia Serpong merupakan buah kerja keras kolektif. Medali perak diraih oleh Hilmy Lazuardy (Fisika), Faris Patria (Fisika), Nabila Hayyu (Biologi), Kevin Narendra (Astronomi), Muhammad Ihsan (Kebumian), dan Ahmad Rabbani (Geografi). Sementara itu, medali perunggu disumbangkan oleh Ratu Utami (Biologi), serta Decozaki dan Ratih Rahmaningsih dari cabang Ekonomi. Sementara, siswa MAN Insan Cendekia Serpong, yaitu Akmal Latif (Kebumian) dan Hakim Hadiandaru (Geografi) meraih penghargaan Honorable Mention. Selain mereka yang berhasil meraih medali dan penghargaan, masih ada para finalis, yaitu M. Zulfan (informatika), Khairunnisa Athifah (informatika), Panduaji (astronomi), dan Hangga Arya (kimia) Pada acara penutupan OSN 2025 yang berlangsung di UMM Dome, Sabtu (11/10) malam, Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta. “Sebanyak 540 siswa dari seluruh Indonesia sudah berkompetisi dengan baik, memberikan upaya terbesar yang bisa dilakukan di masing-masing mata pelajaran, mulai dari matematika, fisika, kimia, hingga geografi,” ujarnya. Maria menjelaskan bahwa proses penjurian berlangsung ketat dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Para juri tidak hanya menilai ketepatan dan keakuratan jawaban, tetapi juga kreativitas, orisinalitas penyelesaian masalah, serta kemampuan analisis dan sintesis. Selain itu, aspek karakter seperti kedisiplinan, kejujuran, dan sportivitas menjadi poin penilaian penting. “Selamat kepada para juara. OSN ini sangat bermanfaat, khususnya dalam upaya pengembangan talenta unggul Indonesia. Nantinya para juara akan dibina lebih lanjut dan menjadi perwakilan Indonesia untuk bersaing di kancah internasional,” tambah Maria. Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat dan motivasi bagi seluruh sivitas akademika MAN Insan Cendekia Serpong untuk terus mengukir prestasi di masa mendatang.

Berita Terkini

BENTUK KARAKTER ISLAMI, MAN INSAN CENDEKIA SERPONG INTENSIFKAN PEMBINAAN TAHSIN AL-QUR’AN BAGI SISWI

SERPONG – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muslimah yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga kokoh dalam pemahaman agama. Melalui program pembinaan Tahsin Al-Qur’an yang terstruktur, madrasah unggulan ini membekali para siswi kelas XI dengan kemampuan membaca Al-Qur’an secara fasih dan benar, sekaligus menanamkan kecintaan mendalam terhadap kitab suci. Program pembinaan ini memiliki nilai strategis, mengingat pentingnya penguasaan kaidah membaca Al-Qur’an yang benar sebagai fondasi utama dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam. Kegiatan ini berfokus pada penyempurnaan bacaan sesuai kaidah tajwid, mulai dari ketepatan pengucapan huruf (makhraj) hingga sifat-sifatnya yang detail. Di bawah bimbingan Ustadz Mubassyir, program ini dirancang secara komprehensif dan mendalam. Pembahasan tidak hanya menyentuh aspek teknis, tetapi juga diawali dengan penanaman adab atau etika dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an. Para siswi dibimbing untuk memahami cara membaca ta’awudz dan basmalah yang benar, mengenal tingkatan kecepatan membaca (marotibul qiroah), hingga menguasai materi inti seperti makhorijul huruf dan sifatnya. Menurut penyelenggara, tujuan program ini melampaui sekadar perbaikan kesalahan bacaan. Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran spiritual dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang tak terpisahkan dari diri setiap siswi. Proses belajar yang disiplin dan terarah ini secara tidak langsung membentuk karakter religius, melatih kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap ilmu yang sedang dipelajari. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, MAN Insan Cendekia Serpong berharap para siswinya tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan fasih, tetapi juga dapat merasakan kedekatan spiritual yang lebih dalam. Program tahsin ini menjadi salah satu pilar utama dalam mencetak generasi muda muslimah yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak dan kepribadian Islami yang kuat, siap menjadi teladan di masa depan. Upaya ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an merupakan investasi jangka panjang yang tak ternilai.

Scroll to Top