Pesan dari Hanif Muhammad Zhafran, Peraih Medali Perunggu IChO 2021

Pesan dari Hanif Muhammad Zhafran, Peraih Medali Perunggu IChO 2021

Minggu, 29 Agu 2021 991 view

Salah satu siswa yang baru saja menyandang status alumni kembali membanggakan MAN Insan Cendekia Serpong. Hanif Muhammad Zhafran, atau biasa dipanggil Hanif berhasil mendapat medali perunggu pada 53rd International Chemistry Olympiad (IChO) 2021 Japan awal Agustus lalu.

Hanif merupakan siswa angkatan 24 MAN Insan Cendekia Serpong, Regarda, dan baru lulus pada 2021 ini. Tidak hanya medali IChO, Hanif beberapa kali mengikuti olimpiade kimia di kancah nasional dan memenangkannya. Ia pernah meraup juara 3 pada Pesta Sains Nasional IPB 2020, juara 1 pada Olimpiade Kimia Unesa tingkat nasional, juga meraih medali perak pada Kompetisi Sains Nasional 2020.

Selama di IC, Hanif tetap memprioritaskan pelajaran sekolah sehari-hari. Ia biasa belajar seusai kegiatan salat Isya di masjid, dan waktu belajarnya pun bergantung pada bobot materi yang hendak dipelajari. Dan ketika masa UTS dan UAS, waktu belajar Hanif lebih banyak dari biasanya. Tak jarang ia mulai belajar dari siang atau sore, namun tetap tak melupakan waktu untuk refreshing. Biasanya ia menyegarkan kembali pikiran dengan berolahraga badminton atau voli.

Ketika ditanya bagaimana membagi waktu belajar untuk olimpiade, Hanif terkekeh menjawab bahwa ia biasanya belajar kalau sedang mood saja. “Kadang sore, kadang malam hari. Tapi dilakukan setiap hari, harus konsisten juga,” ujar mahasiswa yang kini berkuliah di STEI ITB ini. Ia pun menambahkan, tidak apa-apa belajarnya sebentar, asalkan konsisten. Kakak kelas semasa di MAN Insan Cendekia Serpong juga banyak membantunya menyarankan buku-buku dan latihan soal untuk persiapan olimpiade.

Sekolah pastinya turut mendukung siswa yang memiliki niat untuk terjun ke dunia olimpiade. Para guru mengajar untuk klub bidang studinya masing-masing, pihak sekolah juga menyediakan fasilitas bagi siswa yang ingin ikut lomba. Koleksi buku-buku di perpustakaan dan laboratorium cukup lengkap dan bisa dipinjam oleh siswa untuk sumber belajar. Bahkan, sekolah juga mengadakan karantina pelatihan selama dua pekan yang banyak diisi oleh pengajar luar maupun alumni.

“Pengalaman ikut lomba internasional pastinya bisa kenalan dengan peserta lain dari seluruh dunia. Dari situ, kita pun sadar kalau sebenarnya sangat banyak orang-orang yang masih lebih pintar dari diri sendiri. Hal itu memotivasi untuk lebih giat lagi dalam belajar. Ketika mengikuti ini, aku juga dapat banyak pengetahuan tentang dunia riset, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” tutur mantan anggota MPS Cendekia divisi Kedisiplinan ini.

Pesan Hanif untuk siswa MAN Insan Cendekia Serpong adalah tetap semangat belajar walaupun masih dalam kondisi pandemi ini. Kegigihan dan semangat belajar akan membentuk mental yang kuat dan pastinya berguna untuk masa depan. “Jangan menyerah untuk meraih prestasi setinggi-tingginya, karena dari proses perjuangan bisa mendapat banyak manfaat. Dan ingat juga, jika semua itu kita niatkan ikhlas karena Allah SWT, perjuangan itu akan menjadi sesuatu yang bernilai tinggi di sisi Allah SWT.” tambah Hanif.