Berita Terkini

MAN Insan Cendekia Serpong Catat Kelulusan 100 Persen, Termasuk Empat Siswa asal Filipina

MAN Insan Cendekia Serpong Catat Kelulusan 100 Persen, Termasuk Empat Siswa asal Filipina SERPONG, 4 Mei 2026 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong kembali mencatatkan pencapaian luar biasa dalam dunia pendidikan nasional. Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis pada Senin, 4 Mei 2026, sebanyak 139 siswa kelas XII tahun ajaran 2025/2026 dinyatakan lulus 100 persen. Keputusan krusial ini ditetapkan melalui Rapat Pleno Dewan Guru yang telah diselenggarakan pada 20 April 2026. Dalam rapat tersebut, kelulusan setiap siswa ditentukan berdasarkan kriteria yang ketat, yang mengintegrasikan nilai perilaku atau aspek karakter dengan pencapaian nilai akademis selama masa studi di madrasah. Dari total 143 lulusan tersebut, terdapat catatan menarik di mana empat siswa di antaranya merupakan siswa internasional yang berasal dari Filipina. Keberhasilan para siswa mancanegara ini menunjukkan bahwa kurikulum dan pola pengasuhan di MAN Insan Cendekia Serpong mampu beradaptasi dengan standar global serta inklusif bagi siswa dari berbagai latar belakang.

Berita Terkini, Hot News

TEMBUS KAMPUS DUNIA, 14 SISWA MAN IC SERPONG RAIH BEASISWA GARUDA

SERPONG, 6 Mei 2026 – Kabar membanggakan kembali datang dari MAN Insan Cendekia (IC) Serpong. Sebanyak 14 siswa kelas XII sekolah tersebut resmi dinyatakan sebagai penerima Beasiswa Garuda Gelombang 1 dari Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI. Keberhasilan ini mengukuhkan posisi madrasah dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing di level internasional. Beasiswa Garuda merupakan program beasiswa S1 prestisius yang ditujukan bagi siswa berprestasi Indonesia dengan skema pembiayaan penuh (full scholarship) dan proses seleksi yang terintegrasi. Perolehan beasiswa ini menjadi tiket emas bagi para siswa setelah mereka berhasil mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai universitas top dunia yang tersebar dari Singapura hingga Amerika Serikat. Berikut adalah daftar 14 siswa berprestasi tersebut Raisya Nabila Y., Muthia Putri R., K. Athifah, M. Haekal, M. Zulfan Muwaffiq, Hishon F. Javani, Sova Nur A., Musthafa Raafi D., Faiz Haydar A., Keisa Anindya J., Rizky Alifian R., M. Rizky Pratama, Kalyca Najla M., dan Marvian Farabi A.. Kepala Madrasah menyatakan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja keras siswa dan bimbingan intensif dari para guru. Program ini juga didukung penuh oleh kolaborasi antara Kemenag, LPDP, dan Kemendiktisaintek untuk memastikan putra-putri terbaik bangsa mendapatkan akses pendidikan terbaik di mancanegara. Dengan membawa slogan “Kemenag Berdampak” dan integritas yang tinggi, ke-14 siswa ini kini siap berangkat untuk menuntut ilmu di berbagai belahan dunia, membawa harapan besar bagi kemajuan sains dan teknologi di Indonesia di masa depan. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi siswa lain untuk berani bermimpi dan menembus batas-batas pendidikan global.

Berita Terkini, Hot News

SISWA MAN IC SERPONG JADI DELEGASI INDONESIA DALAM INTERNATIONAL CHEMISTRY OLYMPIAD 2026 DI UZBEKISTAN

SISWA MAN IC SERPONG JADI DELEGASI INDONESIA DALAM INTERNATIONAL CHEMISTRY OLYMPIAD 2026 DI UZBEKISTAN SERPONG, 6 Mei 2026 – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh siswa MAN Insan Cendekia (IC) Serpong di bidang sains. M. Arya Razan, siswa madrasah tersebut, terpilih menjadi salah satu dari empat peserta terbaik dalam Pembinaan Tahap II tingkat nasional. Atas pencapaian tersebut, ia resmi diutus sebagai bagian dari delegasi Indonesia untuk berlaga di ajang International Chemistry Olympiad (IChO) ke-58. Ajang bergengsi tingkat dunia ini rencananya akan diselenggarakan di Uzbekistan pada 10-19 Juli 2026. Razan berhasil mengamankan posisinya setelah menempati peringkat ke-2 dari 14 peserta yang mengikuti Pelatnas Tahap II. Kemenangan ini merupakan hasil dari dedikasi panjang dalam mendalami ilmu kimia, yang kini membawanya memikul tanggung jawab besar untuk memperebutkan medali bagi Indonesia di panggung internasional. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MAN IC Serpong, tetapi juga memperkuat reputasi madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai pencetak talenta sains kelas dunia. Hal ini selaras dengan semangat “Kemenag Berdampak” yang terus diusung oleh lembaga dalam mendukung potensi terbaik anak bangsa. Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, M. Arya Razan diharapkan dapat memberikan performa terbaiknya di Uzbekistan nanti. Masyarakat dapat terus mengikuti perkembangan persiapan delegasi Indonesia ini melalui kanal resmi sekolah di www.ic.sch.id atau melalui media sosial @official_manics.

Berita Terkini

Siswa Kelas X Putri Tasmi’ Al-Qur’an

Mengisi kegiatan bersama Al Quran di tengah kesibukan tentu tidak mudah. Tapi 9 siswa kelas X putri berhasil melakukannya. Di sela kesibukan dan kepadatan aktifitas SonLis (Sonic Linguistic), kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an Bil Ghaib dilaksanakan sebagai bagian dari ikhtiar menjaga tradisi Qur’ani di lingkungan madrasah. Pada kesempatan ini, tasmi’ dibagi menjadi 2 sesi yaitu di hari Sabtu malam dan Ahad sore. Pada hari Sabtu malam, tasmi diawali oleh Shofi Khairunnisa kelas X-2 dan Hayatul Khairani Syamdi kelas X-2 yang tasmi juz 30, dilanjutkan dengan tasmi Juz 1 oleh 4 siswa yaitu Khansa Jauza Syafa kelas X-4, Andi Sakinah Hamzah kelas X-4, Salwa Puspita Avila kelas X-1 dan Hayatul Khairani Syamdi kelas X-2. Setelah itu, tasmi juz 29 dilakukan oleh Hanum Salsabila Rizkiani kelas X-2 secara solo atau sendirian dan berakhir pada Sabtu malam pukul 22.00 WIB. Pada hari Ahad sore, Tasmi juz 30 berlanjut dan dilakukan oleh 3 orang yaitu Haura Khansa Permata Kamila kelas X-3, Fithrotul Aulia Zen kelas X-1 dan Tasya Aurelia Dika kelas X-3. Setiap ayat yang dilantunkan mencerminkan kesungguhan para siswa dalam menjaga amanah hafalan Al-Qur’an. Tasmi’ berlangsung dengan tertib dan khidmat, menjadi bukti dari proses panjang murojaah, kedisiplinan, serta kesabaran yang terus diupayakan oleh para penghafal Al-Qur’an. Mungkin tasmi’ nya belum sempurna dan masih banyak kekurangan, tapi semangat untuk tetap bersama Al Quran ini harus terus dipupuk dan dijaga. Kegiatan tasmi’ ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi hafalan, tetapi juga menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mendekatkan diri kepada            Al-Qur’an. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh generasi muda yang tidak hanya kuat hafalannya, tetapi juga kokoh akhlaknya serta mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kemudahan, dan keistiqamahan kepada para penjaga Kalam-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Berita Terkini

PERKUAT SINERGI KAMPUS–MADRASAH, FKIP UNTIRTA JAJAKI KERJA SAMA AKADEMIK DI MAN INSAN CENDEKIA SERPONG

Serpong — Upaya memperluas kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan menengah kembali diperkuat melalui kunjungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) ke MAN Insan Cendekia Serpong. Kunjungan ini difokuskan pada penjajakan kerja sama akademik, khususnya dalam pengembangan praktik lapangan mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika. Rombongan FKIP Untirta disambut hangat oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Bapak Ipik Ernaka, bersama Koordinator Kerja Sama, Ibu Gustinefa. Seluruh tamu diterima di Ruang Kolaborasi lantai 3 sebagai pusat diskusi dan pertukaran gagasan. Sebelum sesi audiensi dimulai, rombongan diajak berkeliling lingkungan madrasah untuk melihat secara langsung berbagai fasilitas unggulan, mulai dari ruang kelas, laboratorium, hingga perpustakaan. Kunjungan lapangan tersebut memberikan kesan mendalam bagi para tamu. Ketua Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Untirta, Ibu Yuvita Oktarisa, Ph.D., menyampaikan apresiasi atas penerimaan yang diberikan sekaligus kekagumannya terhadap fasilitas laboratorium yang dinilai sangat lengkap dan representatif untuk mendukung pembelajaran sains. “Kami sangat mengapresiasi kesempatan ini. Fasilitas laboratorium di madrasah ini sangat lengkap dan memberikan gambaran nyata tentang pembelajaran berbasis praktik yang berkualitas,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah untuk menjajaki kerja sama dalam program praktik lapangan mahasiswa. FKIP Untirta berharap mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika dapat memperoleh kesempatan berharga untuk magang di MAN Insan Cendekia Serpong, baik dalam bentuk praktik mengajar di kelas, observasi pembelajaran, maupun keterlibatan dalam kegiatan praktikum di laboratorium. Harapan tersebut sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan calon guru, sebagaimana tertuang dalam surat resmi permohonan kunjungan dan audiensi dari FKIP Untirta. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi berkelanjutan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Menanggapi hal tersebut, Ipik Ernaka selaku perwakilan madrasah menyampaikan penghargaan atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak kampus. Ia menegaskan bahwa MAN Insan Cendekia Serpong terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama yang konstruktif, namun tetap perlu melalui kajian mendalam di tingkat pimpinan. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Terkait permohonan kerja sama, tentu akan kami bahas lebih lanjut dalam forum pimpinan, khususnya dengan mempertimbangkan aspek akademik seperti kelonggaran waktu serta kedalaman materi pembelajaran,” jelasnya. Diskusi berlangsung dalam suasana hangat dan produktif, diwarnai dengan pertukaran ide mengenai model praktik lapangan yang ideal, mekanisme pendampingan mahasiswa, serta potensi integrasi antara kebutuhan kampus dan karakteristik pembelajaran di madrasah. Kunjungan ini menjadi cerminan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pendidikan menengah dalam mencetak calon pendidik yang tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga matang secara praktik. Dengan fasilitas, budaya akademik, serta pengalaman pengelolaan pembelajaran yang dimiliki, MAN Insan Cendekia Serpong dinilai sebagai mitra strategis dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa calon guru. Ke depan, diharapkan penjajakan ini dapat berlanjut pada kerja sama konkret yang memberikan manfaat luas—tidak hanya bagi mahasiswa dan institusi, tetapi juga bagi peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan.

Berita Terkini

DARI SERPONG UNTUK INDONESIA: MERUMUSKAN LOMPATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH MENUJU GENERASI EMAS 2045

Serpong — Upaya memperkuat literasi nasional kembali mendapat momentum penting melalui kunjungan strategis Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas ke MAN Insan Cendekia Serpong. Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar besar merumuskan peta jalan pengembangan perpustakaan sekolah dan madrasah di Indonesia. Dalam sambutannya, Direktur Agama, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Bappenas, Didik Darmanto, S.Sos., MPA, menegaskan bahwa perpustakaan harus menjadi pusat lompatan kualitas pendidikan nasional. Menurutnya, tantangan menurunnya kompetensi literasi dan numerasi siswa perlu dijawab dengan penguatan ekosistem literasi yang nyata dan terukur. “Perpustakaan harus dioptimalkan perannya. Di sanalah minat baca bisa ditumbuhkan, potensi anak dikembangkan, dan masa depan bangsa disemai,” ungkapnya. Ia juga menyoroti fakta bahwa dari sekitar 150.000 perpustakaan sekolah di Indonesia, baru sekitar 4% yang memenuhi standar. Kondisi ini menjadi dasar urgensi penyusunan roadmap yang komprehensif. Didik juga berbagi pengalaman personal yang menguatkan pentingnya literasi sejak dini. Buku berjudul “Cita-citaku Jadi Wartawan” disebutnya sebagai salah satu bacaan yang membentuk arah hidupnya. “Buku bisa mewarnai cita-cita anak. Itulah kekuatan perpustakaan,” tambahnya. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam pengembangan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran. Dalam konteks itu, MAN Insan Cendekia Serpong dinilai sebagai contoh praktik terbaik (best practice) yang layak direplikasi secara nasional. “Kami datang untuk belajar langsung, melihat bagaimana perpustakaan bisa dikelola secara unggul dan berdampak,” tegasnya. Suasana kegiatan semakin hidup dengan penampilan kreatif dari Library Student Club (LSC). Mereka menghadirkan puisi berantai yang unik, melibatkan Guru Matematika, Pustakawan, hingga Petugas Kebersihan. Penampilan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan kuat bahwa literasi adalah tanggung jawab bersama. Tepuk tangan meriah pun mengiringi penampilan tersebut. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Dr. H. Amrullah, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kunjungan tim Bappenas. Ia menegaskan bahwa MAN Insan Cendekia Serpong memang layak dijadikan rujukan nasional. “Nama harum pendidikan di Provinsi Banten salah satunya ditopang oleh prestasi madrasah ini, termasuk perpustakaannya yang telah berkiprah di level nasional,” ujarnya. Ia berharap program pengembangan perpustakaan yang dirancang Bappenas dapat diimplementasikan secara luas di seluruh sekolah dan madrasah. Kepala Madrasah, Hilal Najmi, turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia memaparkan secara singkat profil madrasah dan komitmen dalam mengembangkan perpustakaan sebagai jantung pembelajaran. Baginya, perpustakaan bukan sekadar ruang buku, tetapi ruang tumbuhnya gagasan dan karakter siswa. Sesi pemaparan dilanjutkan oleh Kepala Perpustakaan, M. Ihsanuddin Hasbie, yang menjelaskan sistem pengelolaan perpustakaan berbasis standar Perpustakaan Nasional—bahkan telah melampaui standar minimal. Ia menyampaikan bahwa perpustakaan MAN Insan Cendekia Serpong telah meraih Akreditasi A dengan nilai hampir sempurna serta ditetapkan sebagai Perpustakaan Sekolah Rujukan Nasional. Tak heran jika perpustakaan ini menjadi destinasi studi banding berbagai institusi pendidikan. Presentasinya ditutup dengan kutipan inspiratif dari Harold Howe II, “What a school thinks about its library is a measure of how it feels about education.” Sebuah refleksi yang menegaskan bahwa kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh bagaimana sebuah sekolah memandang dan mengelola perpustakaannya. Kegiatan kemudian berlanjut dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung dinamis. Para peserta aktif bertukar gagasan, menggali praktik terbaik, sekaligus membahas tantangan nyata di lapangan. Sebagai penutup, seluruh tamu bersama pimpinan madrasah melakukan kunjungan langsung ke perpustakaan. Diskusi hangat terus berlanjut di ruang-ruang literasi tersebut. Kepala Perpustakaan, pustakawan, serta anggota LSC dengan sigap mendampingi dan memberikan penjelasan, memperlihatkan profesionalisme sekaligus semangat kolaboratif. Kunjungan ini menjadi penanda penting bahwa transformasi perpustakaan sekolah bukan sekadar wacana, melainkan gerakan nyata. Dari Serpong, harapan besar itu dirajut: menghadirkan perpustakaan sebagai pusat literasi yang hidup, inklusif, dan berdaya dorong tinggi bagi terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

Berita Terkini

IDRUS AZZAM SABET EMAS TIMO 2026

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa madrasah Indonesia di kancah internasional. Idrus Azzam, siswa kelas X MAN Insan Cendekia Serpong, berhasil mengukir sejarah dengan meraih Gold Medal pada ajang bergengsi Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2026. Ajang TIMO sendiri bukan kompetisi biasa. Olimpiade matematika internasional tahunan ini diselenggarakan oleh OCEC Hong Kong bekerja sama dengan Masyarakat Matematika Thailand, dan menjadi wadah prestisius untuk mengasah kemampuan berpikir kreatif, memperluas wawasan global, sekaligus mempererat pertukaran pendidikan lintas negara. Pada tahun 2026, sebanyak 14 negara dan wilayah turut ambil bagian, di antaranya Hong Kong, Tiongkok, Indonesia, Singapura, Malaysia, hingga Ukraina dan Iran—menjadikan kompetisi ini semakin kompetitif dan berkelas dunia. Keberhasilan Idrus bukanlah hasil instan. Menurut Koordinator Lomba, Bu Reisa Arimbi, sejak awal Idrus sudah menunjukkan passion yang kuat di bidang matematika. “Idrus itu memang sejak awal sudah menunjukkan ketertarikannya di matematika. Hampir semua lomba yang diikutinya adalah lomba matematika,” ungkapnya. Konsistensi inilah yang menjadi fondasi kuat bagi prestasinya hari ini. Dalam proses persiapan, Idrus juga aktif mencari pendampingan. Ia beberapa kali meminta bimbingan dari guru matematika untuk memperdalam pemahaman dan strategi penyelesaian soal. Keseriusan ini menunjukkan bahwa di balik sebuah prestasi besar, selalu ada kerja keras yang tak terlihat. Perjalanan Idrus menuju emas pun tidak mudah. Ia harus melewati babak penyisihan (heat round) sebelum akhirnya melaju ke babak final. Pada final round yang diselenggarakan secara hybrid—baik online maupun offline di Thailand—Idrus mengikuti kompetisi secara daring, namun tetap mampu bersaing dan unggul di antara peserta internasional lainnya. Kepala Madrasah, Hilal Najmi, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian luar biasa ini. “Kami sangat mengapresiasi dan bangga atas prestasi Idrus. Ini adalah bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan unggul di tingkat global,” ujarnya. Tak kalah penting, dukungan keluarga juga menjadi kunci keberhasilan Idrus. Orang tua Idrus diketahui sangat mendukung minat dan langkahnya dalam mengikuti berbagai kompetisi matematika, sehingga memberikan ruang tumbuh yang optimal bagi potensinya. Prestasi ini bukan sekadar medali, tetapi simbol dari sinergi antara passion, kerja keras, bimbingan guru, dukungan keluarga, dan lingkungan pendidikan yang kondusif. Idrus Azzam telah membuktikan bahwa dari ruang kelas di Serpong, mimpi besar bisa menembus panggung dunia. Sebuah inspirasi nyata bagi generasi muda: bahwa ketekunan dalam bidang yang dicintai, jika terus diasah dan didukung, akan mengantarkan pada puncak prestasi yang membanggakan. (humas)

Berita Terkini

BELAJAR BASIC LIFE SUPPORT BERSAMA PFC KOTA TANGERANG SELATAN

Pada pekan kemarin, siswa MAN Insan Cendekia Serpong berkesempatan untuk belajar memberikan bantuan hidup dasar atau basic life support di Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Tangerang Selatan. Kegiatan itu diselenggarakan oleh Public Safety Center (PSC) 119 atau Pusat Layanan Darurat Medis yang berada di bawah Dinas Kesehatan. Siswa MAN Insan Cendekia Serpong yang hadir adalah anggota ekstrakurikuler PMR (Palang Merah Remaja) yang berjumlah sembilan orang. Mereka datang dengan antusiasme tinggi untuk menimba ilmu dan belajar mempraktekannya.  Kegiatan berlangsung selama tiga jam, mulai dari jam sembilan sampai jam 12 siang di hari Kamis, 16 April 2026 dengan nara sumber dokter yang bertugas. Materi diberikan dengan menggunakan slide yang berisi tujuan pelaksanaan kegiatan yaitu memberikan penjelasan tentang basic life support, mengenali tanda-tanda gangguan sirkulasi dan melakukan tindakan bantuan dasar dengan prinsip CAB, dan peserta dapat melakukan (mempraktekan) khususnya bantuan hidup dasar pada korban henti jantung. Siswa dalam sesi prakteknya melakukan proses tahapan bantuan yaitu menyingkirkan benda yang dapat menimbulkan kesulitan pasien, meminta pertolongan kepada warga, apparat, dan petugas keamanan, menghubungi call center 119, dan melakukan pertolongan dengan panduan call enter 119. Alhamdulillah dalam praktek yang dilakukan, siswa dapat menjalaninya dengan baik. Mereka belajar dengan menggunakan alat praktek yang lengkap dan nara sumber yang kompeten. Satu per satu langkah dilakukan agar bantuan dapat diberikan dengan tepat dan cepat. InsyaAllah semua ini akan menambah pengetahuan dan keterampilan hidup siswa.  

Berita Terkini

KEMERIAHAN SONIC LINGUISTIC 2026

KEMERIAHAN SONIC LINGUISTIC 2026 Kegiatan Sonic Linguistic 2026 telah berakhir pada akhir pekan ini, Sabtu 18 April 2026, setelah dibuka dua hari sebelumnya oleh Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan, H Ahmad Rafiudin S.Ag, M.Pd. Para pemenang telah diumumkan dan mendapatkan hadiah berupa trofi, piagam, serta uang.  Sonlist, sebutan singkat untuk kegiatan ini, memberikan kenangan berupa kemeriahan tiga hari di langit MAN Insan Cendekia Serpong. Mulai dari pembukaan yang menampilkan beragam tarian, yang tradisional seperti rampag bedug, sampai pada yang modern seperti flashmob, dan umbrella dance.  Selanjutnya ada beragam lomba berupa kompetisi di empat bidang  yaitu sains teknologi (saintek), SAC (Sport Art and Culture), jurnalistik, dan language (bahasa). Saintek terdiri atas kompetisi sains, kompetisi sosial, stem (projek dan presentasi), dan kompetisi matematika. SAC terdiri atas soccer (sepak bola), tari, kompetisi band dan kompetisi permainan mobile legend. Jurnalistik terdiri dari Lomba Karya Ilmiah (LKI), menulis esai, dan film pendek (short movie), sedangkan yang terakhir, language terdiri atas speech, story telling, LDBI (Lomba Debat Bahasa Indonesia) dan NSDC (National School Debate Championship). Kegiatan yang diketuai oleh M Langit Al Azhar kelas XI 3 ini selain didukung oleh seluruh civitas madrasah juga disponsori beragam pihak seperti Bank BSI, Nusabin Gramedia, Salam Cendekia, Ganesha Operation, Emina, dan Hydro Coco.  Para peserta yang berasal dari tingkat MTs/SMP dan MA/SMA selain ikut memeriahkan acara dengan lomba, mereka juga disuguhkan penampilan Band yang tampil selama dua hari, serta bazar beragam kuliner.Tentunya itu menambah selera dan semangat. InsyaAllah kegiatan positif yang digaungkan oleh OSIS MAN Insan Cendekia Serpong dan berada di bawah bimbingan Kepala Madrasah Bapak Dr. Hilal Najmi dan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Pak Erwin Supriatna serta Pembina OSIS Bapak Ii Pebri ini, membawa semangat untuk berkompetisi dan berkreasi anak bangsa yang selanjutnya diharapkan menjadi ajang aktualisasi diri bagi siswa siswi yang haus akan prestasi. Semoga MAN Insan Cendekia Serpong semakin jaya dan berkualitas.

Berita Terkini

WISUDA TAHFIDZ ANGKATAN 29 ERCAVA

WISUDA TAHFIDZ ANGKATAN 29 ERCAVA Bidang Keasramaan MAN Insan Cendekia Serpong, menggelar hajat rutin tahunan yaitu wisuda Tahfidz Al-Qur’an siswa kelas XII angkatan 29 yaitu Ercava pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan yang menjadi salah satu momen bersejarah bagi para siswa ini dihadiri oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia serta para orang tua, guru, dan seluruh civitas madrasah. Rangkaian acara dimulai pada pukul 12.45 hingga berakhir pada pukul 16.30 dengan suasana yang penuh rasa syukur dan kebanggaan atas capaian para penghafal Al-Qur’an. Pada kesempatan tersebut, prestasi membanggakan berhasil diraih oleh para siswa angkatan 29. Dua siswa tercatat menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an, masing-masing satu siswa putra dan satu siswa putri. Capaian ini menjadi bukti kesungguhan, kedisiplinan, dan ketekunan para siswa dalam menempuh perjalanan panjang menghafal Al-Qur’an di tengah padatnya aktinvitas akademik di madrasah. Selain 30 juz, beberapa siswa juga berhasil menyelesaikan hafalan Al Quran, dengan rincian sebagai berikut. Hafal Al Quran 15-19 juz 3 putri dan 1 putra; 10-14 juz terdiri dari 8 putri sedangkan yang hafal 5-9 juz ada 18 puitra dan 18 putri. Selain prestasi Al Quran, angkatan Ercava ini juga banyak yang menyelesaikan hafalan hadis arbain dan para BPH angkatan juga diberikan apresiasi. Momen paling mengharukan dari sekian rangkaian acara,terjadi saat prosesi sungkem para siswa di hadapan orang tua mereka. Dengan penuh haru, para siswa memberikan mahkota kepada ayah dan ibu sebagai simbol perjuangan mereka dalam menghafal Al-Qur’an serta wujud bakti kepada orang tua yang senantiasa mendampingi dan mendoakan. Tangis haru pun tak terbendung, menjadikan prosesi tersebut sebagai puncak emosional yang menguatkan makna bahwa keberhasilan para penghafal Al-Qur’an adalah hasil dari doa, dukungan, dan pengorbanan. Tidak mudah untuk mencapai ini dan orangtua perlu menghargai proses nya, bukan hanya terpaku pada hasil. Semoga momen wiuda tahfidz ini bisa membangkitkan kembali motivasi kita bersama untuk senantiasa bersahabat dan berinteraksi dengan Al Quran agar hidup kita diliputi keberkahan,

Scroll to Top